Thursday, May 21, 2015

Arti Angka dan Huruf Plat Nomor

Arti Kombinasi Huruf dan Angka pada Plat Nomor Kendaraan

Setiap kendaraan pastilah mempunyai plat nomor. Plat nomor tersebut adalah bagaikan "kartu identitas" bagi kendaraan tersebut. Sebagian orang tahu apa arti dari nomor yang terpajang di depan dan belakang kendaraannya tersebut, sedangkan sebagian lain tidak. Bagi anda yang sudah tahu maka sebaiknya anda meninggalkan post ini dan membaca tulisan pada post lainnya. Dan bagi anda yang belum mengetahuinya silahkan baca uraian berikut dengan sebaik-baiknya.

Nomor polisi diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1 sampai dengan 4 angka, dan ditempatkan setelah Kode Wilayah Pendaftaran. Nomor urut pendaftaran dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor. Sebagai contoh, untuk wilayah DKI Jakarta:

1 - 2999 = dialokasikan untuk kendaraan penumpang
8000 - 8999 = dialokasikan untuk kendaraan penumpang
3000 - 6999 = dialokasikan untuk sepeda motor
7000 - 7999 = dialokasikan untuk bus
9000 - 9999 = dialokasikan untuk kendaraan beban

Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A sampai dengan Z di belakang angka pendaftaran. Apabila huruf di belakang angka sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka pendaftaran.

Khusus untuk DKI Jakarta, dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di belakang angka, sesuai kategori atau dengan permintaan khusus. Format kategori 3 huruf seri umum yaitu: B 1234 XYZ

X = Umumnya mewakili tempat kendaraan tersebut terdaftar. Huruf yang mewakili kategori tempat terdaftarnya kendaraan:

U - Jakarta Utara
B - Jakarta Barat
P - Jakarta Pusat
S - Jakarta Selatan
T - Jakarta Timur
E - Depok
N - Tangerang
C - Tangerang
K - Bekasi
F - Bekasi


Y = Umumnya jenis kedaraan berdasar golongan. Huruf yang mewakili kategori kendaraan:

A - Sedan / Motor
F - Minibus, Hatchback, City Car
V - Minibus
J - Jip dan SUV
D - Truk
T - Taksi
U - Kendaraan Staf Pemerintah
Q - Kendaraan Staf Pemerintah (contoh: B 1234 FQN untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi, B 1234 KQN untuk Pemerintah Kota Bekasi)

Z = Huruf acak yang diberikan untuk pembeda. Contoh: B XXXX PAA = Mobil tersebut terdaftar di Jakarta Pusat (P), berjenis sedan (A), dan memiliki huruf pembeda (A).


Kode Wilayah Nomor Kendaraan

Penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia, terutama di Jawa, merupakan warisan sejak zaman Hindia Belanda, yang menggunakan kode wilayah berdasarkan pembagian wilayah karesidenan. Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006.


Sumatera

BL = Nanggroe Aceh Darussalam
BB = Sumatera Utara bagian Barat (pesisir Barat)
BK = Sumatera Utara bagian Timur (pesisir Timur)
BA = Sumatera Barat
BM = Riau
BH = Jambi
BD = Bengkulu
BP = Kepulauan Riau
BG = Sumatera Selatan
BN = Kepulauan Bangka Belitung
BE = Lampung


Jawa

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat

A = Banten: Kabupaten dan Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang
B = DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Tangerang, Kabupatendan Kota Bekasi, Kota Depok
D = Kabupaten dan Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
E = eks Karesidenan Cirebon: Kabupaten dan Kota Cirebon (E XXXX YA), Kabupaten Indramayu (YB), Kabupaten Majalengka (YC), Kabupaten Kuningan (YD)
F = eks Karesidenan Bogor: Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi
T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Bekasi, Kabupaten Subang
Z = Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya (H), Kabupaten Sumedang, Kabupaten Ciamis (T/W), Kota Banjar


Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

G = eks Karesidenan Pekalongan: Kabupaten (G XXXX B) dan Kota Pekalongan (A), Kabupaten (F) dan Kota Tegal (E), Kabupaten Brebes (G), Kabupaten Batang (C), Kabupaten Pemalang (D)
H = eks Karesidenan Semarang: Kabupaten (C/L/V) dan Kota Semarang (A/G/H/R/S/X/W/Y/Z), Kota Salatiga (B/K), Kabupaten Kendal (D/M), Kabupaten Demak (E)
K = eks Karesidenan Pati: Kabupaten Pati (A/S/H), Kabupaten Kudus (B/K/T), Kabupaten Jepara (C/V), Kabupaten Rembang (D/M), Kabupaten Blora (E/N), Kabupaten Grobogan (F/P), Kecamatan Cepu (N/Y)
R = eks Karesidenan Banyumas: Kabupaten Banyumas (A/H/S/E), Kabupaten Cilacap (B/K/T/F), Kabupaten Purbalingga (C/L), Kabupaten Banjarnegara (D/M)
AA = eks Karesidenan Kedu: Kabupaten (B) dan Kota Magelang (A/H/K/S), Kabupaten Purworejo (C/L/V), Kabupaten Kebumen (D/M/W), Kabupaten Temanggung (E/N), Kabupaten Wonosobo (F/P/Z)
AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta (A/H/F), Kabupaten Bantul (B/G), Kabupaten Gunung Kidul (D/W), Kabupaten Sleman (E/N/Y/Q/Z/U), Kabupaten Kulon Progo (C)
AD = eks Karesidenan Surakarta: Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo (B/K/T), Kabupaten Boyolali (D/M), Kabupaten Sragen (E/N/Y), Kabupaten Karanganyar (F/P), Kabupaten Wonogiri (G/R), Kabupaten Klaten (J/C/L/V)

Contoh: AD 1234 CB, AD 1234 CK, dan AD 1234 CT merupakan Plat Nomor Kendaraan Bermotor dari Kabupaten Sukoharjo.


Jawa Timur

L = Kota Surabaya
M = eks Karesidenan Madura: Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan
N = eks Karesidenan Malang: Kabupaten (D-J) dan Kota Malang(A-C dan E), Kabupaten (L-N) dan Kota Probolinggo (P-R), Kabupaten (S,U) dan Kota Pasuruan (V,X), Kabupaten Lumajang (W-Z), Kota Batu (K)
P = eks Karesidenan Besuki: Kabupaten Bondowoso (A-D), Kabupaten Situbondo (E-H), Kabupaten Jember(K-T), Kabupaten Banyuwangi (U-Z)
S = eks Karesidenan Bojonegoro: Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang
W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik
AE = eks Karesidenan Madiun: Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan (W / X / Y / Z)
AG = eks Karesidenan Kediri: Kabupaten (D-J) dan Kota Kediri (A-C), Kabupaten (K-N) dan Kota Blitar (P-R), Kabupaten Tulungagung (S-T), Kabupaten Nganjuk (U-W), Kabupaten Trenggalek (Y-Z)


Catatan:
Daerah dengan kode wilayah Z sebelumnya memiliki kode wilayah D (eks Karesidenan Parahyangan)
Jombang memiliki kode wilayah S sejak tahun 2005, sebelumnya memiliki kode wilayah W
Daerah dengan kode wilayah W sebelumnya memiliki kode wilayah L (eks Karesidenan Surabaya)


Bali dan Nusa Tenggara

DK = Bali
DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)
EA = NTB II (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)
DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS, Kabupaten Rote Ndao)
EB = NTT II (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)
ED = NTT III (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)


Kalimantan

KB = Kalimantan Barat
DA = Kalimantan Selatan
KH = Kalimantan Tengah
KT = Kalimantan Timur


Sulawesi

DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan)
DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Sitaro)
DM = Gorontalo
DN = Sulawesi Tengah
DT = Sulawesi Tenggara
DD = Sulawesi Selatan
DC = Sulawesi Barat


Maluku dan Papua

DE = Maluku
DG = Maluku Utara
DS = Papua dan Papua Barat


Tidak digunakan

DF = Timor Timur (telah menjadi negara sendiri)


Sumber :
http://www.kaskus.co.id/thread/50dc339f8027cf7538000000/arti-kombinasi-huruf-dan-angka-pada-plat-nomor-kendaraan-bermotor

Arti dari Nomor KTP

Ini rahasia di balik kode angka dalam NIK e-KTP kamu, belum tahu kan?

Biasanya pada KTP kamu ada 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP.

Saat sedang membeli tiket kereta api pasti kamu akan disuruh menyebutkan 16 digit angka Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam e-KTP. Namun tahukah kamu 16 digit angka itu bukan sembarang angka? Ada kode rahasia yang membuatnya berbeda dengan e-KTP orang lain.

Sebagai contoh dari gambar di atas, 31-02-01-44-03-91-0312, cara mengetahui artinya adalah sebagai berikut:

31: Mengacu pada kode provinsi. Menurut Permendagri No 39 tahun 2015, saat ini ada 34 provinsi yang terdaftar dalam Republik Indonesia.

02: Kode kota/kabupaten, kamu bisa melihat kode kota kamu dalam laman ini http://www.kemendagri.go.id/pages/data-wilayah

01: Kode kecamatan, setiap kecamatan memiliki kode yang berbeda. Makanya saat kamu membuat e-KTP selalu dianjurkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan masing-masing.

44: Tanggal lahir. Nah, di sini ada perbedaan antara kode laki-laki dan perempuan. Kode untuk laki-laki adalah tanggal lahir 01-31. sedangkan untuk perempuan berbeda lagi, tanggal lahir ditambah 40, jadinya adalah 41-71. Jadi kalau kamu seorang perempuan yang lahir tanggal 12 maka kodenya adalah 40 + 12 yaitu 52.

03: Mengacu pada bulan lagi, 01 untuk Januari hingga seterusnya 12 untuk Desember.

91: Tahun lahir, ditulis dua angka terakhir. Seperti jika kamu lahir tahun 1991 maka hanya ditulis 91 saja.

0312: Nomor komputerisasi, ini nomor random yang memang sudah diatur oleh komputer agar tidak kembar dengan yang lainnya. Namun biasanya untuk kepala keluarga akan ditulis xx01, untuk anak pertama xx02, begitu seterusnya.

Nah, sudah tahu kan arti-arti di balik kode angka NIK kamu? Mulai sekarang kamu harus bisa menghafalkan ke-16 digit angka tersebut ya, karena itu bisa jadi sebagai nomor pengenal kamu saat akan melakukan berbagai pembayaran atau pemesanan.


Sumber :
http://www.brilio.net/news/ini-rahasia-di-balik-kode-angka-dalam-nik-e-ktp-kamu-belum-tahu-kan-150520z.html

Sunday, February 8, 2015

Coffe Latte at Cinema Cafe


Caffè latte merupakan bahasa Italia yang mempunyai arti kopi susu. Caffè latte atau Coffe Latte dibuat dengan cara dari espresso atau kopi yang dicampur dengan susu dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya.

Perbandingan antara susu dengan kopi pada caffè latte adalah 2:1.

Bagi penikmat Coffe Latte bisa mencoba di Cinema Cafe. Terutama bagi yang mau nonton film di bioskop sambil nunggu bisa nongkrong di Cinema Cafe. Cinema Cafe menyajikan hidangan internasional, meliputi appetizer, main course dan dessert dengan cita rasa yang selalu terjaga.

Sambil menikmati hidangan kita juga bisa memilih tempat duduk di pinggir sehingga bisa sambil melihat pemandangan di sekitar jalan Ahmad Yani sekitar Royal Plaza.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Latte
https://www.foody.id/surabaya/cinema-cafe-royal-plaza/menu
https://foursquare.com/v/cinema-cafe/4c03b9f40b8eef3bf7c6b882

Monday, January 26, 2015

Nama Sebelum Indonesia

Inilah 5 Nama Negara Kita Sebelum Bernama Indonesia

Setelah 69 tahun Indonesia merdeka ternyata masih banyak misteri dan sejarah yang belum terungkap ataupun hanya diketahui oleh sedikit orang saja. Salah satunya adalah nama Indonesia, mungkin sampai saat ini masih banyak orang yang tidak mengetahui apa nama bangsa kita sebelum menjadi Indonesia ataupun siapa orang pertama yang mencetuskan nama Indonesia. Indonesia sendiri berasal dari kata Indo dan Neise (bahasa Yunani) yang mempunyai arti kepulauan Hindia.

Orang yang pertama kali menggunakan kata ini adalah James Richardson Logan (1869) dalam kumpulan karangannya yang berjudul The Indian Archipelago and Estern Asia yang terbit dalam Journal of the Asiatic Society of Bengal (1849-1859).

Ternyata sebelum bernama indonesia, negara kita memiliki 5 nama yang disematkan oleh bangsa asing. Penasaran ? yuk kita simak tulisan dibawah ini.

1. Hindia
Sebelum menjadi Indonesia ternyata negara kita sempat bernama Hindia, dimana nama tersebut menjadi terkenal setelah bangsa portugis yang pada saat itu dibawah pimpinan Vasco da Gamna mendapati pulau ini dengan cara menyusuri sungai Indus sekitar tahun 1498 Masehi.

Nama Hindia ini adalah ciptaan dari Herodotus, seorang ahli ilmu sejarah berkebangsaan Yunani (484-425 Sebelum Masehi) yang dikenal dengan Bapak Ilmu Sejarah. Adapun nama Hindia ini baru dipergunakan untuk kepulauan ini, oleh Ptolomeus (100-178 SM), seorang ahli ilmu bumi yang terkenal.

2. Nederlandsch Oost-Indie
Dari nama nya saja anda pasti sudh bisa menebak bukan ? yup benar, nama ini diberikan oleh orang-orang belanda yang berkuasa di tanah air kita dahulu. Anda pasti sudah tahu bahwa Negara kita memang pernah dijajah oleh bangsa belanda hingga 350 abad lamanya, sehingga tak heran jika orang-orang belanda memiliki nama tersendiri untuk negara kita sebelum menjadi Indonesia.

3. Insulinde
Insulinde merupakan nama yang diberikan oleh Douwes Dekker seperti yang tertulis didalam bukunya Max Havelaar pada tahun 1860, yang kemudian dipopulerkan oleh P.J. Veth Multatuli. Menurut asal-usul, Insulinde merupakan berasal dari bahasa latin yang diambil dari suku kata Insulair, Insula dan Indus atau berarti pulau Hindia.

Pergantian nama menjadi Insulinde ini dikarenakan P.J. Veth Multatuli merasa jijik mendengar nama Nederlandsch Indie yang diberikan oleh Belanda pada saat itu.

4. Nusantara
Hingga saat ini nama nusantara sudah sangat familiar ditelingga masyarakat kita karena sangat sering kita dengar orang zaman sekarang mengucap kata-kata tersebut. Namun, tahukah anda bahwa sebelum menjadi indonesia ternyata negara kita pernah bernama Nusantara.

Nusantara ditemui dalam perpustakaan Inda kuno, yang menyebut negeri kita saat ini dengan nama Nusantara. Adapun Nusantara atau Dwipantara artinya pulau-pulau yang berada diantara benua-benua.

5. The Malay Archipelago
The Malay Archipelago mempunyai arti menguasai laut atau bisa juga mempunyai arti kumpulan pulau-pulau melayu. Alfred Russel Wallace orang yang pertama kali memberikan nama ini kepada negeri kita pada tahu 1869, setelah ia mengadakan perlawatan ke tanah air kita pada tahun 1854 sampai dengan 1682.


Sumber :
http://informasikankerservik.blogspot.com

Sunday, December 14, 2014

The Power of 20 Ribu






Tidak heran ternyata the power of 20.000 dicetuskan oleh Ippho Santosa. Tertarik. Tidak ada salahnya untuk dicoba kan. Karena tidak ada ruginya dan tidak akan ada resiko.


Sumber : http://edukasi.kompasiana.com/2013/07/10/the-power-of-20-ribu-575542.html

Jika selama ini Anda sulit menabung, kampanye “The Power of 20 Ribu” yang dicetuskan motivator Ippho Santosa mungkin bisa membuat Anda lebih bersemangat! Caranya sederhana: Cukup sediakan celengan yang tidak mudah dibuka, kalau bisa transparan, agar Anda tidak mudah tergiur, sulit membobol celengan dan mendapat ekstra semangat melihat timbunan uang dari hari ke hari. Selanjutnya, tinggal berkomitmen, setiap mendapatkan uang Rp20.000, berapa lembar pun, maka wajib masuk ke celengan.

Perjuangan Anda tidak sendiri. Coba ketik hashtag #ThePowerof20Ribu di Twitter. Ada banyak orang yang telah mencoba dan berbagi pengalaman.

Ide model menabung ini, walaupun dengan cara dan tujuan berbeda, ternyata lebih dahulu telah dilakukan oleh Komunitas Dumay Toraja, Solata Social Network (SSN). Setiap members menyumbang 20 ribu untuk menjadi dana bersama, membiayai program dan kegiatan komunitas tersebut. Ide ini mereka sebut sebagai Kasiturusan Duang Pulo (KDP). Dana yang terkumpul dari gerakan KDP menjadi modal dalam melaksanakan dan membiayai sejumlah program secara mandiri. “Ada yang berbeda ketika kita malalukan sesuatu secara kolektif. Pola pikir juga terbentuk” katanya.


Sumber : http://www.vemale.com/relationship/karier/75299-the-power-of-20000-suka-duka-menabung-si-lembaran-hijau.html

Tersebutlah seorang teman yang masih belajar menabung dan merintis karir, suatu ketika sharing informasi dari salah satu forum besar Indonesia. Ide yang cukup menarik, menabung uang 20.000 rupiah alias si hijau. 

Sejak sekitar awal tahun ini atau akhir tahun lalu, saya dan teman saya mulai mengumpulkan uang hijau dengan celengan masing-masing. Caranya kalau ada uang tunai yang kita punya atau kembalian dari belanja berupa uang hijau dua puluh ribuan, segera disisihkan. Masukkan dan kumpulkan dalam toples transparan. Dengan begitu uangnya akan terkumpul. Saat melihatnya bertambah, kita akan makin termotivasi. 

Teman saya ini boleh saya akui kegigihannya. Dia stabil mengumpulkan lembaran uang 20.000 dan sering bertanya bagaimana progress saya. Sampai akhirnya, teman saya itu menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Percayalah, kerja keras tak akan mengkhianati. 


Sumber : http://kaskushootthreads.blogspot.com/2014/02/cara-menabung-mudah-menyenangkan-dengan.html

The Power of 20 ribu adalah jembatan untuk memprogram ulang pikiran bahwa menabung itu mudah dan menyenangkan, ribuan orang sudah merasakan manfaat dari program #Thepowerof20ribu ini. Teknik yang sederhana ini mampu menembus Critical Area pikiran sehingga pemograman pikiran bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. The Power of 20 rb adalah jembatan untuk memprogram ulang pikiran. Teknik ini sangat sederhana, anda tinggal siapkan celengan yang tidak mudah di buka, usahakan yang transparan.


Sumber : https://celengansemar.wordpress.com/2012/11/04/6-the-power-of-20-ribu-benar-benar-untungkah/

Iseng-iseng saya googling “The Power of 20 Ribu”. Wah ternyata animo masyarakat cukup tinggi, banyak blogger yang dengan bangga memamerkan tabungannya hingga hampir mencapai 10 juta dalam waktu kurang dari setahun. Bahkan akun twitter @Hanya20Ribu telah memiliki follower lebih dari 18 ribu. Retweet tentang topik bertema ThePowerof20ribu# juga tak kalah banyaknya.

Saya tertarik untuk mencobanya. Namun bukan dengan uang 20 ribu, melainkan 10 ribu. Alasannya, 20 ribu cukup berarti buat saya. Saya biasa menggunakannya untuk belanja ke warung, membeli beras 3 liter, atau membeli martabak manis. Jadi, tanpa mengorbankan kebiasaan, saya memilih uang Rp 10 ribu.

Lembaran uang berwarna ungu itu nampak kesepian berada dalam toples bening plastik. Namun, berhari-hari kemudian sudah menjadi belasan kemudian jelang akhir bulan telah menjadi puluhan. Memang benar menurut pengalaman para blogger dan para twitter..kalau mengumpulkan uang 20 atau 10 ribu itu seperti adiksi. Dan, saya menemukan ada keinginan kuat untuk menabung setiap menemukan 10 ribu. Bahkan, terkadang saya merogoh-rogoh kantong dan dompet suami untuk mencari uang 10 ribu. Suami saya hanya geleng-geleng kepala menyaksikan hobi baru saya ini.

Saturday, November 29, 2014

Toffe Latte at The Library Cafe


Setelah membeli komik Tintin : Penculikan Profesor Lakmus, kita lanjutkan dengan anak-anak untuk membaca buku sambil nongkrong di Cafe yang ada di Gramedia Expo atau yang sudah berganti nama dengan gedung Dyandra Convention Center.

Gramedia disini merupakan toko buku yang cukup besar apabila dibandingkan dengan cabang-cabang yang lain.
Cafe tersebut bernama The Library Cafe. Letak kafe ini ada di lantai atas. Sambil membaca dengan sofa yang empuk sehingga menambah kenyamanan. Dindingnya dipenuhi dengan jendela-jendela besar yang menghadap jalan.

Kita bisa memilih menu makanan yang cukup beragam di Library Cafe diantaranya adalah sphaggeti, mix bowl, blackpepper, atau appetizers seperti salad.

Sedangkan untuk minum di The Library Cafe aku coba Toffe Latte. Boleh dicoba.


Sumber :
https://www.foody.id/surabaya/libray-cafe-gedung-gramedia-expo
https://www.hngrynow.com/blogs/view_detail/4-cafe-unik-dengan-suasana-perpustakaan-di-surabaya

Thursday, July 10, 2014

Multi Stage Random Sampling


Teknik pemilihan sample yang dilakukan secara bertingkat dan biasanya berdasarkan pembagian wilayah kerja suatu pemerintahan
Misal: survey jamban di jawa timur → kita tentukan dulu berapa kabupaten/kota yang disampling →berapa kecamatan →berapa desa → berapa dusun → berapa RW → berapa RT

Metode sampling sangatlah bermanfaat untuk sejumlah populasi yang banyak (biasanya lebih dari 100). Daripada mengambil seluruh populasi untuk diteliti, akan lebih bermanfaat dari segi waktu maupun biaya apabila peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel.

Probability Sampling merupakan metoda pengambilan sampel secara acak (random) yaitu menjamin setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. 

Contoh penerapannya adalah pada arisan, pemilihan pemenang lotere, dan lain sebagainya.
Beberapa definisi yang digunakan dalam probability sampling adalah:
N = Jumlah kasus dalam kerangka pengambilan sampel
n =Jumlah kasus dalam sampel
NCn = Jumlah kombinasi (himpunan bagian) n dari N
f = n/N = fraksi sampel

Multi-Stage Sampling adalah penggunaan berbagai metode random sampling secara bersama-sama dengan seefisien dan seefektif mungkin. Cara ini digunakan pada penelitian masalah sosial yang kompleks. Misalnya adalah dalam pengambilan sampel penduduk Jakarta mengenai masalah sosial tertentu, dengan interview langsung. Pertama pilih proses cluster sampling sebagai tahap pertama proses. Tahap berikutnya dapat dipilih stratified sampling terhadap sampel cluster. Dengan mengkombinasikan beberapa metode random sampling tersebut dihadapkan hasil yang diperoleh benar-benar qualified dan bermanfaat.

Dalam sampel multistage random, area yang luas, seperti negara, pertama-tama dibagi menjadi daerah yang lebih kecil (seperti negara), dan sampel acak dari daerah dikumpulkan.Pada tahap kedua, sampel acak dari area yang lebih kecil (seperti kabupaten) diambil dari dalam masing-masing daerah dipilih dalam tahap pertama. Kemudian, di tahap ketiga, sampel acak dari daerah bahkan lebih kecil (seperti lingkungan) yang diambil dari dalam setiap bidang yang dipilih pada tahap kedua. Jika daerah ini cukup kecil untuk tujuan penelitian, maka peneliti mungkin berhenti pada tahap ketiga. Jika tidak, ia mungkin terus sampel dari daerah yang dipilih pada tahap ketiga, dll, sampai daerah tepat kecil telah dipilih.

------------
Definisi :

Populasi: kumpulan individu atau obyek yang mempunyai kateristik yang akan dihitung/diukur
Misal: penduduk Jombang, pasien poli kandungan, perawat puskesmas

Macam Populasi:
Populasi Finit (terhingga): diketahui jumlahnya
Populasi Infinit (tak terhingga): tidak diketahui jumlahnya, dapat diubah menjadi terhingga dengan cara membatasi wilayah atau jumlah

Sampel: adalah perwakilan dari populasi, yang dapat menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya
Pengambilan sample dilakukan dengan cara acak/random →agar semua anggota pupolasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih

Apa Itu Sampling
Sampling adalah cara memperoleh sample dari populasi
Sampling dibedakan menjadi dua; random dan non random

Random Sampling
1. Simple Random Sampling
2. Systematic Sampling
3. Stratified Sampling
4. Cluster Sampling
5. Multistage Sampling

Non Random Sampling
1. Asidentil sampling
2. Kuota sampling
3. Purpose sampling


Sumber :
http://asfa.wordpress.com
http://teorionline.wordpress.com
http://theguru216.wordpress.com

Related Posts