Wednesday, May 10, 2023

Modal Buka Cafe

Modal Buka Cafe Bisa Mulai dari Rp25 Juta, Simak Detailnya!

August 8, 2022

Perincian Modal Buka Cafe

Berminat memulai bisnis cafe? Kamu perlu menghitung modal buka cafe agar bisa menyesuaikan anggaranmu. Minum kopi sudah jadi gaya hidup banyak orang. Baik tua maupun muda, kopi bisa sesuai dengan selera siapa pun.

Membuka cafe bisa menjadi salah satu peluang bisnis besar untuk memenuhi gaya hidup minum kopi. Fitur utama sebuah cafe tentu saja adalah kopi. Namun ada hal lain yang membuat orang datang ke cafe.

Misalnya, sebagai tempat meeting, tempat mengobrol, bahkan sebagai tempat bekerja. Oleh karena itu, tak jarang cafe dilengkapi oleh fasilitas Wi-Fi agar pengunjung betah berada di dalam cafe.


Memulai bisnis cafe memang menyenangkan, tetapi perlu anggaran yang tidak sedikit pula. Kamu perlu mengetahui berapa modal buka cafe dan menyesuaikannya dengan anggaranmu. Setidaknya ada beberapa kategori modal buka cafe, yakni peralatan, bahan baku, perlengkapan, dan operasional. Berikut ini perincian modal buka cafe.

Modal buka cafe yang pertama, yakni peralatan. Kamu tentu butuh peralatan untuk membuat kopi. Membuat kopi dengan cita rasa aslinya membutuhkan peralatan khusus. Tidak seperti kopi saset yang tinggal seduh saja.

Modal buka cafe selanjutnya, tentu bahan baku. Mulai dari biji kopi itu sendiri hingga bahan baku makanan dan minuman lain yang ada di menu cafe-mu. Adapun perlengkapan merupakan modal cafe yang tak kalah penting lainnya. Ini mencakup gelas, piring, peralatan makan, meja, dan kursi.

Selanjutnya ada biaya operasional, seperti sewa tempat, gaji karyawan, retribusi, biaya gas, listrik, air, dan sebagainya.


Berikut ini perincian modal buka cafe, sebagai gambaran berapa banyak yang perlu kamu keluarkan untuk mendirikan bisnis cafe.

Perincian ini dibuat dengan asumsi kamu akan membuat cafe mini dengan menu terbatas.


1. Peralatan

  • Mesin espresso: Rp1.500.000,-
  • Mesin grinder: Rp500.000,-
  • Milk jug: Rp85.000,-
  • Kulkas 2 pintu: Rp2.000.000,-
  • Kompor gas 2 tungku: Rp275.000,-
  • Tamper untuk kopi: Rp300.000,-
  • Vietnam dripper: Rp55.000,-
  • Blender: Rp175.000,-
  • Alat seduh teh: Rp60.000,-


2. Bahan Baku

  • Biji kopi 5 kg: Rp325.000,-
  • Teh 1kg: Rp50.000,-
  • Susu 10 liter: Rp150.000,-


3. Perlengkapan

  • Meja + 2 kursi panjang (5 set): Rp3.750.000,-
  • Cangkir (20 buah): Rp600.000,-
  • Gelas kaca (20 buah): Rp500.000,-
  • Sendok teh (2 lusin): Rp40.000,-


Dari perincian modal buka cafe di atas, kamu membutuhkan sekitar Rp4.950.000. Adapun untuk bahan baku sebesar Rp525.000,- dan perlengkapan sebesar Rp4.890.000,-. Total keseluruhan, yakni Rp10.365.000,-.

Modal buka cafe ini belum termasuk biaya operasional. Biaya operasional bisa bervariasi, tergantung dari lokasi cafe-mu. Jika lokasi cafe yang kamu pilih bagus, maka tentu harga sewa juga bisa melonjak. Selain itu, rate gaji karyawan juga berbeda di setiap kota.

Anggaplah kamu membutuhkan sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta rupiah untuk biaya operasional awal. Jadi, total modal buka cafe yang kamu butuhkan bisa mencapai Rp25 juta. Angka ini pun bukan angka yang pasti. Jadi, pastikan kamu menyiapkan dana cadangan untuk bisnis cafe-mu ini.



Peluang Bisnis Cafe

Kini kamu sudah tahu berapa minimal modal buka cafe. Hal selanjutnya, yakni mempertimbangan peluang bisnis cafe. Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah bisnis cafe yang hendak dijalankan akan laku keras? Dari segi pasar, permintaan akan kopi akan selalu ada.

Banyak orang dewasa yang membutuhkan kopi setiap harinya. Mengonsumsi sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang. Namun, tingginya kebutuhan akan kopi tidak menjamin bisnis cafe-mu akan laris dan sukses. Ada banyak bisnis cafe yang akhirnya harus gulung tikar karena tidak mampu bertahan.

Faktornya banyak, mulai dari kompetitor yang banyak, lokasi kurang strategis, dan sebagainya. Melansir dari Chron, 50 jaringan kedai kopi teratas bisa menghasilkan 70% keuntungan di bisnis ini. Adapun margin kotor untuk kafe mencapai 85%, tetapi kedai kopi kecil cenderung memiliki pendapatan operasional rata-rata hanya 2,5% dari penjualan kotor.

Dapat dikatakan peluang bisnis cafe cukup besar, tetapi kompetitornya juga banyak. Terutama jika kamu bersaing dengan kedai kopi besar dan franchise. Namun, jangan khawatir. Jika kamu bisa membuat konsep yang unik dan rasa kopi yang lezat, bisnismu pasti bisa bertahan.

Jangan lupakan juga faktor pemilihan lokasi yang tepat dan pemasaran yang gencar.


Tips dan Strategi Bisnis Cafe

Setelah mengetahui seberapa besar kekuatan modal buka kafe yang kamu miliki, langkah selanjutnya tentu menjalankan bisnismu. Namun, menjalankan bisnis cafe tidak bisa dilakukan asal-asalan. Kamu perlu berstrategi agar cafe-mu meraup untung dan bertahan dari persaingan usaha.

Berikut ini ada sejumlah tips dan strategi bisnis yang bisa kamu terapkan agar bisnis cafe-mu sukses dan dapat menekan biaya operasional.


1. Cari Pasokan Terbaik dengan Harga Kompetitif

Hal paling penting dari modal buka cafe, yaitu kopi itu sendiri dan bahan-bahan minuman serta makanan lainnya yang menunjang. Kamu perlu mendapat pasokan bahan yang berkualitas, tetapi juga harganya kompetitif. Oleh karena itu, penting untuk bekerja sama dengan pemasok yang bagus.

Ketika kamu sudah bekerja sama dengan satu atau beberapa pemasok, sebaiknya tinjau kembali perjanjian kerja sama setahun sekali. Jadi, kamu bisa menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik.


2. Negosiasikan Ulang Perjanjian Sewa

Jika modal buka cafe kamu tidak mencukupi untuk membeli pula tanah dan bangunan usaha, tentu sewa menjadi pilihan alternatif. Namun, tentunya kamu tidak ingin harga sewa naik terus setiap tahunnya. Pada saat inilah kamu perlu menegosiasikan kembali harga sewa.

Jika bisa, negosiasikan harga yang lebih rendah untuk biaya sewa usahamu. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mencari tahu berapa harga sewa yang berlaku di wilayahmu. Jika kamu menemukan harga sewamu jauh lebih tinggi ketimbang tempat-tempat usaha di sekitarmu, kamu bisa negosiasikan ulang harganya.


3. Lakukan Riset Terhadap Kompetitor

Tidak sedikit orang yang menjalankan bisnis cafe. Agar dapat bertahan dari persaingan, kamu pun harus melakukan riset terhadap kompetitor. Mulai dari bagaimana cara kompetitor melakukan pemasaran, harga jual, rasa kopi, menu terbaru mereka, dan sebagainya.

Proses risetmu harus berkelanjutan, tidak terbatas pada saat kamu membuka bisnis. Kamu pun tidak harus membatasi risetmu terhadap cafe dengan ukuran sama. Cek juga apa yang dilakukan oleh cafe–cafe besar. Kamu dapat mengadopsi hal-hal yang berhasil mereka lakukan, lalu menerapkan ide-ide tersebut di cafe milikmu sendiri.


4. Latih Karyawan untuk Melakukan Penjualan Sugestif

Cafe merupakan tempat yang ideal untuk melakukan penjualan sugestif. Penjualan ini dilakukan dengan cara memberikan rekomendasi menu pendamping yang tepat terhadap menu utama yang dipilih oleh pelanggan.

Strategi penjualan sugestif berhasil memiliki dampak positif pada laba. Cross selling dan up selling merupakan beberapa cara yang dipraktikkan untuk melakukan penjualan sugestif. Latih karyawanmu untuk selalu bertanya kepada pelanggan apakah mereka ingin menambahkan lebih banyak pesanan.

Gunakan teknik ini untuk memperkenalkan barang baru dengan harga diskon kepada pelanggan.


5. Gunakan Jasa Delivery Online

Kamu bisa bekerja sama dengan platform delivery online untuk melakukan pengantaran pesanan. Jasa delivery penting, karena makin banyak orang yang senang melakukan take away ketimbang minum kopi di cafe.

Hal yang perlu diperhatikan ketika kamu melakukan pengantaran, yaitu kemasan yang baik. Minuman rentan untuk tumpah, sehingga kamu harus memastikan kemasan kopimu aman.


6. Tingkatkan Penampilan Interior

Selain sinyal Wi-Fi kencang, hal lain yang membuat pengunjung betah adalah desain interior cafe yang menarik. Kamu pun perlu punya konsep yang jelas dalam menata desain interior. Apakah kamu ingin menggambarkan lingkungan yang nyaman atau tampilan yang lebih modern? Dari sini, evaluasi kembali dekorasi ruangan, mana yang perlu ditambah atau dikurangi.

Kelebihan memiliki interior yang menarik dan Instagrammable, pengunjung akan berfoto dan mengunggahnya di media sosial.

Secara tidak langsung, mereka jadi memasarkan bisnis cafe-mu juga.


Sumber:

https://store.sirclo.com/blog/modal-buka-cafe/

Saturday, April 8, 2023

Bukan Tentang Filosofi Kopi, Tapi Bisnis Kopi

JANUARY 16, 2018

“Kopi itu ibarat tatanan sosial, jangan diaduk nanti rusak”

“Kopi yang paling sempurna pun punya rasa pahit”

“Kopi adalah ….. “


Kenapa banyak orang yang berfilosofi dengan kopi? Kenapa padi yang makanan pokok cuma satu filosofinya dari dulu: “Makin berisi makin merunduk”. Sepelit itukah manusia-manusia Indonesia dalam mengambil hikmah dari padi.

Ah sudahlah.

Sebenarnya di sore menjelang maghrib ini, saya lagi nganggur sendirian di salah satu warung kopi di Bandung. Jadilah saya mau nulis saja tentang kopi, bukan (ilmu) filosofinya, tapi (ilmu) bisnisnya.


Bukan Ngenyek Filosofi Kopi-nya Dee Lestari, tapi memang lagi mau bicarain Bisnis bukan Filosofi

Ceritanya mulai oktober tahun lalu saya tertarik untuk buka warung kopi. Kenapa? Karena kelihatannya seru, karena keren kalau punya coffee shop dan karena kayaknya menguntungkan. Jadilah saya belajar dan tanya sana-sini ke orang-orang yang sudah pernah buka warung kopi.

Hasilnya? Sampai sekarang belum mulai-mulai. Wkwk.. Tapi bukan karena makin banyak belajar jadi ragu mulai bisnis, tapi memang belum fokus dan timing-nya aja belum tepat.

Ini penting saya mention karena banyak yang bilang bisnis itu terjun aja, belajar sambil jalan. Mungkin diawal-awal bener ya, saya juga awal-awal begitu. Cuma makin ke sini, rasanya banyak salahnya. Bisnis itu ya harus belajar. Mau terjun ke industri apa ya lihat potensinya. Mau ambil keputusan apa, analisis resikonya.

Tapi kenapa ada orang yang bisa ambil keputusan atau mulai bisnis dengan feeling saja dan hasilnya bagus? Yakinlah orang-orang itu sudah punya banyak pengalaman, jadi knowledge-nya yang sekian lama telah terkumpul itu secara spontan memberi kesimpulan atas pertanyaannya.


Balik ke kopi lagi.

Secara bisnis coffee shop moderen memang lagi menjamur. Di kota-kota besar seperti Bandung, Jogja dan Jakarta, hampir setiap sudut jalan rasanya ada coffee shop. Bahkan di daerah rumah saya di Jakarta yang pinggiran (baca: kampung) banyak juga bermunculan coffee shop tanpa diundang.

Fenomena ini sebenarnya agak terlambat. Karena minum kopi sebenarnya sudah jadi budaya yang lama ada di Indonesia, secara indonesia itu salah satu penghasil biji kopi terbaik di dunia. Dulu waktu saya masih kecil, di rumah saya atau rumah nenek, pasti selalu tersedia bubuk kopi (sebelum marak kopi saset-an), karena pada waktu itu pilihan umum yang disajikan untuk tamu itu ya pasti kalau engga teh tubruk ya kopi tubruk.

Bahkan dulu orang-orang eropa yang datang ke Indonesia pada masa kolonialisme menyebut kopi seduhan itu dengan kata java (jawa), karena sangking terkenalnya biji kopi dari jawa. Malah -dalam konteks yang berbeda- kalau diperhatikan logo bahasa pemrograman Java itu kan kopi seduh. Jadi java (bagian dari Indonesia) itu sudah sangat berasosiasi dengan kopi.


Lalu kenapa baru 5-6 tahun ini coffee shop marak?

Jawaban saya mungkin karena Starbucks. Starbucks dan kedai kopi impor lainnya mau engga mau membawa perubahan yang besar terhadap gaya hidup kaum urban di Indonesia. Membuat ngopi itu jadi lebih keren. Membuat ngopi itu bukan jadi sekedar minum, tapi pergaulan.

Dan kabar baiknya tentunya membuat bisnis coffee shop lokal juga tumbuh.

Lalu karena kini ngopi bukan hanya tentang minum kopi, maka pebisnis coffee shop harus beradaptasi dan mengakomodir hal tersebut. Beberapa hal penting yang saya catat yang bisa saya share:


1. Edukasi tentang kopi

Karena lifestyle adalah hal yang dibangun oleh industri coffee shop moderen, maka menjadi penting mengedukasi tentang kopi itu kepada konsumen. Apa bedanya cappucinno dengan macchiato, apa itu blended, apa itu cold brew, biji kopi yang bagus dari mana. Itu menjadi penting, karena saya juga engga tahu wkwk.. Ralat! Itu menjadi penting karena bagi konsumen dengan tahu itu mereka jadi lebih keren.

Bahkan beberapa coffee shop juga membuat workshop berbayar untuk mengedukasi konsumennya. Dan itu laku.


2. Tempat yang Cozy

Jadikan coffee shop kamu tempat yang asik buat kongkow dan kumpul bareng. Bagus lagi kalau tempatnya instagramable maka bisa jadi promosi gratis.

Kadang beberapa coffee shop memang sengaja membuat tempatnya tidak terlalu ergonomis, dengan meja terlalu rendah, kursi yang engga nyaman. Itu mereka lakukan karena mau kejar kapasitas okupansi. Kalau tempatnya nyaman makin betah pengunjung di situ, jika makin betah maka konsumen lainnya tidak dapat tempat. Menurut saya langkah ini kurang tepat, ada cara-cara lain untuk memonetisasi pelanggan.

Tempat yang ergonomis bukan hanya untuk konsumen, tapi area kerja barista juga harus ergonomis. Letak storage, letak grinder, letak cup harus diatur untuk memudahkan kerja barista. Saya pernah ke cafe (cafe berasal dari bahasa prancis yang sebenernya artinya juga coffee) yang baristanya ribet sendiri dan jadinya lambat. Itu bikin males datang lagi.


3. Kualitas 

Bagaimana pun kualitas tetap nomor satu. Pelanggan sangat menghargai kualitas. Biarkan mereka memilih biji kopinya sendiri (yang mana itu jadi experience juga buat pelanggan), gunakan mesin espresso yang berkualitas (maka itu juga jadi kepuasan bagi pelanggan).


4. Buat Signature / Bangun Branding

Karena makin semarak coffee shop, maka penting untuk membuat signature kita sendiri. Sehingga kekhasan rasa yang coffee shop kita miliki tidak bisa didapatkan ditempat lain.

Selain itu cara menang dari persaingan, bisa juga dengan membangun branding. Kalau sudah bisa membangun branding maka yang kita jual bukan lagi kopi, tapi style.


5. Konsumen Takeaways

Oke tempat yang nyaman dan wifi itu wajib. Namun konsumen yang diam berjam-jam dan hanya memesan 1 canggir kopi tidak bisa membantu kamu untuk bahkan membayar sewa tempat. Harga yang dibayar oleh konsumen takeaways itu sama dengan konsumen sit-in tanpa kita memberikan fasilitas lain. Maka cobalah seimbangkan juga menggarap konsumen takeaways, main di go-food dan online order lainnya.


Sumber :

https://panji.prabowo.id/bukan-filosofi-kopi-tapi-bisnis-kopi/

Monday, March 20, 2023

Desain kedai Starbucks

11 Desain kedai Starbucks ini bikin betah nongkrong seharian

Desainnya unik dan nyaman banget!.

27 September 2018 10:04

    

Kedai kopi yang berada di lebih dari 20.000 lokasi ini seringkali dijumpai dengan desain ikonik yang mencerminkan adat dan budaya setempat. Menggunakan material lokal dan berbagai elemen unik, nuansa khas kopi tetap dapat dimunculkan. Berikut ini adalah 11 kedai Starbucks yang nyaman tanpa mengorbankan orisinalitas atau keunikan lokasi aslinya.

1. Downtown Disney, Orlando, Florida, Amerika Serikat.

Kedai Starbucks ini memiliki serai yang tumbuh di atap miring, sementara jendela besar memungkinkan orang yang berjalan melewati kedai untuk melihat ke interior yang memiliki meja dan kursi kayu serta sofa kulit yang nyaman.


2. Wall Street, New York City, Amerika Serikat.

Starbucks ini mempertahankan gaya canggih yang sesuai untuk lokasi Wall Street.


3. Las Vegas, Amerika Serikat.

Starbucks ini terkenal memiliki tempat duduk bergaya stadion yang dapat menampung hingga 40 orang, serta layar film seluas 150 kaki persegi yang memutar film pendek tentang bagaimana kopi Starbucks dibuat dari mulai dari biji kopi hingga sampai ke cangkir pembeli.


4. Amsterdam, Belanda.

Dengan memasukkan banyak elemen Belanda dalam desain lokasi ini dan menjaga elemen asli dari struktur, seperti lantai marmer, membuat kedai menjadi lebih seperti kedai kopi lokal.


5. Bangkok, Thailand.

Starbucks multi level ini merancang bangunan baja dengan atap pelana di bagian bawah bangunan untuk mengingatkan rumah-rumah pertanian tradisional Thailand.


6. Tokyo, Jepang.

Dalam upaya untuk menghubungkan kedai Starbucks ini dengan lingkungannya, balok kayu yang saling mengunci menuntun masuk orang-orang dari jalan ke dalam toko.


7. Istanbul, Turki

Starbucks ini dirancang untuk memanfaatkan ketinggian bangunan dan pemandangan indah di sekitarnya. Keempat lantai kedai serta rooftop menghadap ke Selat Bosphorus, dengan jendela tinggi memungkinkan bagi pengunjung yang duduk di dalam untuk menikmati pemandangan air dan kota sekitarnya.


8. La Brea Avenue, Los Angeles, Amerika Serikat.

Starbucks ini menampilkan sejumlah detail unik, termasuk dua bar panjang yang memisahkan pelanggan mereka yang terburu-buru dan yang ingin menghabiskan waktu belajar tentang kopi.


9. Seattle, Amerika Serikat.

Hanya sembilan blok dari lokasi pertama Starbucks di Seattle, The Roastery ini menawarkan pengalaman unik yang tidak seperti lokasi Starbucks lainnya. Tidak hanya ruang yang besar dan terbuka, tetapi para tamu dapat menikmati kopi di lingkungan imersif yang memungkinkan mereka untuk terlibat dengan kopi mereka di setiap tahap, termasuk mendengar kacang panggang di mesin dan menonton kacang-kacangan diangkut melalui pipa di atas mereka.


10. Swiss.

Perjalanan menggunakan kereta menjadi lebih mewah dengan penambahan mobil Starbucks tingkat, yang dilengkapi dengan bar dengan display makanan kecil, serta lantai atas di mana penumpang kereta dapat memesan kopi dan menikmati kenyamanan jok berlapis kulit.


11. Chengdu, China.

Terbuat dari dua bangunan yang berdiri di sepanjang Sungai Jinjiang, Starbucks ini menggunakan pintu geser besar dan jendela untuk menciptakan perasaan hubungan antara dalam ruang dan alam. Teras outdoor juga memungkinkan pelanggan menikmati kopi di luar sambil menikmati pemandangan alam sekitar.


Sumber :

https://m.brilio.net/creator/11-desain-kedai-starbucks-ini-bikin-betah-nongkrong-seharian-c0ac90.html

Sunday, March 19, 2023

Pro dan Kontra Kopi Untuk Lansia

7 Pro dan Kontra Konsumsi Kopi Untuk Lansia, Ini Penjelasan Ahli

Kopi dipercaya sebagai minuman untuk membantu produksi energi di pagi hari. Tetapi apakah kopi juga aman untuk dikonsumsi lansia? Ini kata ahli.

Kopi merupakan minuman yang mengandung kafein secara alami dengan kadar yang tinggi. Kandungan kafein yang ada di dalam kopi ini membuatnya paling ampuh untuk memicu produksi energi sebelum beraktivitas.

Selain itu, kadar kafein di dalam kopi juga disebutkan memiliki efek anti-penuaan alami yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh. Kafein pada kopi dapat mengatasi selulit, lingkaran hitam pada wajah, lemak pada beberapa area tubuh hingga kantung mata yang mulai terlihat jelas.

Tetapi apakah manfaat anti-penuaan pada kopi ini aman untuk dikonsumsi oleh orang tua dan lansia? Ternyata ada beberapa pernyataan pro dan kontra baik yang menyetujui maupun menolak pernyataan bahwa kopi adalah minuman yang aman untuk orang tua.


Berikut ini 7 pro dan kontra konsumsi kopi bagi lansia menurut Griswold Home Care:

1. Meningkatkan kognitif

Konsumsi kafein tidak hanya dapat meningkatkan produksi energi saja. Konsumsi kafein secara rutin dan tepat takaran dapat membantu mencegah demensia pada orang tua.

Berbagai penelitian dan pengamatan telah dilakukan oleh para ahli untuk melihat efek kopi pada orang tua. Hasilnya kafein yang terkandung dalam kopi mampu mencegah penurunan kognitif yang disebabkan oleh usia.


2. Menyebabkan dehidrasi

Tetapi ada salah satu efek samping yang dikhawatirkan oleh para ahli jika terjadi pada orang tua. Konsumsi kopi yang tidak tepat justru dapat menyebabkan dehidrasi yang memicu banyak efek samping lainnya.

Bagi orang tua, ketika tubuh mengalami dehidrasi maka ginjal akan menjadi organ yang paling terdampak. Menurunnya cairan di dalam tubuh dapat membuat tekanan pada ginjal sehingga akan menyebabkan nyeri yang mengganggu.


3. Menurunkan risiko kanker

Kadar kafein di dalam kopi telah terbukti dalam beberapa penelitian dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker. Mulai dari kanker prostat, kanker hati, kanker endometrial hingga beberapa kanker mulut dan tenggorokan.

Tetapi efek ini baru bisa didapatkan oleh konsumen yang rutin mengkonsumsi empat hingga enam cangkir kopi per hari. Sayangnya, jumlah yang terlalu banyak tersebut juga dikhawatirkan dapat memicu efek samping lain yang negatif.


4. Meningkatkan detak jantung

Berbeda dengan ketika masih berusia muda, detak jantung bukanlah masalah besar bagi kebanyakan orang. Tetapi jika sudah memasuki lanjut usia, detak jantung dapat memberikan efek yang krusial untuk kesehatan.

Kafein yang memicu energi bekerja dengan cara memompa jantung dan menyebabkan detaknya lebih cepat. Hal ini tentu berbahaya bagi orang tua terlebih mereka yang memiliki keluhan jantung seperti aritmia.


5. Meminimalisir risiko stroke

Komponen antioksidan yang ada di dalam kopi membuatnya juga bermanfaat untuk menurunkan risiko stroke terutama pada orang tua. Para peneliti menemukan bahwa orang yang rutin konsumsi 2-3 cangkir kopi per hari mengalami penurunan risiko stroke sebanyak 32%.

Untuk mengetahui efek samping lebih lanjut, para peneliti juga melakukan penelitian ulang terkait manfaatnya ini. Ternyata justru ditemukan fakta baru bahwa orang yang minum kopi satu cangkir per minggu akan mengalami 7% penurunan risiko stroke dan 8% penurunan gagal jantung.


6. Memicu lonjakan tekanan darah

Kopi memang telah terbukti memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa kopi juga memberikan efek negatif. Salah satunya adalah bagi penderita gangguan kardiovaskuler.

Pasien dengan gangguan kardiovaskuler dapat mengalami lonjakan tekanan darah setelah minum secangkir kopi. Walaupun efeknya hanya temporer atau jangka pendek, tetapi hal ini wajib diwaspadai.


7. Memperpanjang usia

Melibatkan ribuan partisipan, ada penelitian para ahli yang menemukan bahwa kopi dapat memperpanjang usia. Peneliti dari NIH's National Cancer Institute melibatkan 400.000 pria dan wanita dengan rentang usia 50-71 tahun untuk melihat khasiat kopi pada lansia.

Penelitian yang dilakukan selama 10 tahun ini menyebutkan bahwa orang yang secara rutin minum kopi cenderung lebih panjang umur. Hal ini karena kopi dapat menurunkan risiko penyakit jantung, penyakit pernapasan, stroke, diabetes dan infeksi lainnya.


Sumber :

https://food.detik.com/info-sehat/d-6562345/7-pro-dan-kontra-konsumsi-kopi-untuk-lansia-ini-penjelasan-ahli.

Wednesday, March 15, 2023

Rahasia Starbucks Lewat Interior

Ini Cara Rahasia Starbucks Menarik Pembeli Lewat Interior!

22 November 2022 10:37


Starbucks adalah kedai kopi terbesar di dunia. Hingga saat ini sebanyak 20.336 kedai telah tersebar di 61 negara termasuk Indonesia (wikipedia.com). Masyarakat hobi mengunjungi Starbucks untuk menikmati kopi, bersantai, bercengkrama, bekerja, dan belajar. Selain kopi, Starbucks juga menjual makanan ringan seperti kue kering, camilan, dan sandwich, serta berbagai merchandise cantik seperti gelas dan tumbler.

Dibalik minuman dan makanan yang lezat, ternyata selama ini Starbucks juga “menjual” interior kedainya! Ada suatu pengalaman unik yang hanya dirasakan ketika masuk ke dalam kedai Starbucks. Hal ini membuat kita para pengunjung ingin kembali kesana. Penasaran bagaimana caranya? Simak baik-baik cara berikut ini!


1. Desain Interior dengan Karakter yang Kuat dan Konsisten

Apakah Anda pernah memperhatikan desain interior kedai-kedai Starbucks? Semua kedai memiliki suasana yang sama yaitu gelap, hangat, dan nyaman. Pelanggan jadi betah berlama-lama di dalam kafe. Suasana Starbucks ini dicapai melalui pemilihan warna, material, dan pencahayaan.

Chief Design Officer Starbucks, Liz Muller, mengatakan bahwa setiap desain dari kedai terinspirasi dari produk yang dijual yaitu kopi. Warna hitam atau abu-abu biasanya diterapkan pada dinding, plafon, lantai, jendela, hingga perabotan di kedai. Selain menciptakan ketenangan, penggunaan warna-warna gelap juga dimanfaatkan untuk “menambah” cita rasa kuat pada kopi yang dijual. Teknik warna semakin efektif saat dibarengi dengan bentuk-bentuk geometris seperti kotak, persegi panjang, atau garis lurus.

Selain itu, Anda akan menemukan banyaknya penggunaan material kayu berwarna cokelat tua pada seluruh interior kedai Starbucks dari meja, kursi, hingga ruangan. Kayu memberi kesan hangat dan menyambut pengunjung yang datang. Warna cokelat kayu ini merepresentasikan warna akhir biji kopi yang telah diolah.

Terakhir, pencahayaan di kedai Starbucks sengaja dibuat tidak terang benderang. Ruang yang remang-remang membuat perasaan tidak tegang dan rileks. Pencahayaan yang digunakan berwarna putih dan merepresentasikan buih susu yang sering digunakan dalam komposisi kopi Starbucks.

Desain ini konsisten digunakan pada semua kedai Starbucks sehingga menciptakan citra merek yang khas dan selalu diingat!


2. Papan Nama dan Logo

Siapa sih yang gak tahu logo Starbucks? Logo Starbucks berlatar hijau dan bergambarkan putri duyung berekor ganda yang dinamakan Siren. Latar hijau merupakan representasi dari warna biji kopi yang masih segar dan belum diolah. Saking uniknya, saat melihat logo ini saja orang pasti langsung mengenali gerai kopi raksasa ini. Papan nama dan logo Starbucks ditempatkan di depan area pintu masuk dengan ukuran yang besar dan kontras yang tinggi agar mudah dilihat semua orang.


3. Jendela Lebar

Penempatan jendela lebar pada kedai Starbucks bertujuan untuk memperlihatkan aktivitas di dalam ruang pada orang diluar. Ketika melihat ke dalam melalui jendela, orang menjadi tertarik dan akan berkunjung untuk membeli kopi. Jendela akan memberi kesan terbuka dan menyambut. Selain itu, cahaya alami dari matahari dapat masuk ke dalam dan membantu menerangi ruang kafe.


4. Bau Semerbak Kopi

Begitu masuk, kita akan langsung mencium semerbak bau kopi Starbucks yang menyebar di seluruh kedai. Bau ternyata dapat memberi karakter pada ruang sekelilingnya. Saat pengunjung baru datang, mereka jadi mengetahui kedai Starbucks menjual produk apa. Sedangkan yang sudah pernah berkunjung akan selalu teringat pada bau kopi Starbucks yang harum. Selain karakter, bau dapat meningkatkan cita rasa kopi yang diminum. Percaya gak, 70-80% dari indera perasa dipengaruhi oleh bau!


5. Musik

Starbucks seringkali memutar musik chill dalam kedainya yaitu musik dengan tempo yang lambat dan santai. Musik dapat mengontrol mood pendengarnya. Banyak pekerja maupun pelajar bersinggah di kafe untuk mengerjakan tugas sambil menikmati kopi. Ketika mendengar lagu-lagu santai, perasaan menjadi tenang dan dapat fokus bekerja.


6. Suhu Sejuk

Bagi negara tropis seperti Indonesia, pendingin ruangan menjadi kebutuhan penting terutama pada kafe. Dilansir di Kompas.com, suhu udara terpanas di Indonesia dapat mencapai hingga 36,4 derajat Celsius. Terik matahari dan suhu tinggi membuat badan gerah dan tidak nyaman. Hal ini membuat kafe harus memiliki pendingin ruang yang memadai. Ruang kedai Starbucks yang sejuk membuat pelanggan jadi betah dan selalu ingin kembali lagi.


7. Kursi yang Nyaman

Kafe ditujukan untuk membuat pelanggan betah berlama-lama di dalamnya. Pelanggan dapat menikmati kopi dan camilan sambil bersantai, bekerja, hingga belajar di Starbucks. Ketika duduk dalam waktu yang lama, orang membutuhkan kursi yang sesuai agar badan tidak pegal.

Desain meja dan kursi pada kedai Starbucks dibuat bervariasi sesuai tujuannya. Meja kursi untuk pengunjung yang akan bekerja dan pengunjung yang ingin bersantai dibuat berbeda ketinggian dan kemiringan sandaran. Sebaiknya desain meja dan kursi dibuat dapat dipindah dan digabungkan agar dapat menampung saat ada segerombolan orang datang.

Itulah bagaimana Starbucks berhasil menarik pembeli lewat desain interior kedainya. Bila Anda ingin membuka kafe, silahkan mencoba cara-cara jitu Starbucks diatas.


Sumber :

https://kumparan.com/steffanie-clairentine/ini-cara-rahasia-starbucks-menarik-pembeli-lewat-interior-1zFL65JUgOK/full

Friday, March 3, 2023

Fakta Unik tentang Starbucks

8 Fakta Unik tentang Starbucks yang Gak Banyak Orang Tahu, Kamu Juga?

Siapa yang gak kenal kedai kopi Starbucks? Didirikan pada tahun 1971, kedai ini kini menjelma sebagai tempat ngopi paling dikenal di seluruh dunia. Starbucks telah melewati perjalanan panjang untuk menjadi kedai kopi yang disukai banyak orang. Di balik kepopuleran Starbucks, ternyata ada fakta-fakta unik yang gak diketahui banyak orang.

Penasaran apa saja? Yuk, intip ulasannya seperti dilansir dari Mashed berikut ini!


1. Starbucks didirikan oleh mahasiswa drop out

Starbucks awalnya didirikan oleh Gordon Bowker, seorang mahasiswa drop out dari Seattle. Bowker tak sendiri. Ia memulai ide Starbucks bersama dua rekannya, yakni Jerry Baldwin dan Zev Siegl. Ketiganya sama-sama penggila kopi. Ide awal mereka adalah menjual biji kopi, teh, rempah-rempah, mesin, dan aksesori kopi.

Baru pada tahun 80-an, Starbucks dibeli seorang salesman muda bernama Howard Schultz. Saat itulah Starbucks berkembang pesat dan mulai menjual minuman kopi.


2. Nama Starbucks berasal dari sebuah buku

Pernahkah kamu penasaran dari mana asal nama Starbucks? Starbucks sendiri berasal dari nama salah satu tokoh dalam novel berjudul Moby Dick karangan Herman Melville. Dalam buku tersebut, Starbucks merupakan nama pasangan pertama Pequod, seorang kapten kapal. Bowker sebenarnya hampir memilih Pequod sebagai nama kedai kopinya. Namun, mitra pemasaran Bowker tak yakin dan mereka pun akhirnya sepakat memilih Starbucks.


3. Logo awalnya lebih vulgar!

Saat pertama kali berdiri, logo Starbucks yang berupa mermaid atau putri duyung sebenarnya tampil lebih vulgar. Mermaid dalam logo tersebut awalnya dibuat tampil telanjang untuk merepresentasikan betapa menggodanya secangkir kopi yang mereka jual.

Namun, karena terus menuai kontroversi, Starbucks mengubah logonya menjadi sedikit lebih tertutup pada tahun 1992. Logonya yang asli masih dipakai di lokasi original mereka, di Pike Place, Seattle, Amerika Serikat.


4. Menu termahal yang pernah dipesan harganya sekitar Rp1,2 juta

Minuman termahal yang pernah dipesan di Starbucks adalah Pumpkin Spice Latte. Minuman ini dibuat dengan 101 shot espresso dan dibanderol sekitar US$93,5 atau sekitar Rp1,3 juta.


5. Kenny G. adalah "pencipta" Frappuccino

Kenny G. dikenal sebagai musisi legendaris yang identik dengan alat musik saksofon. Namun, tak banyak yang tahu kalau ia juga merupakan salah satu investor awal Starbucks.

Pria bernama lengkap Kenneth Bruce Gorelick ini bahkan merupakan pencetus diciptakannya frappuccino di awal berkembangnya Starbucks. Kala itu, ia menyarankan untuk memasukkan minuman blended ala Coffee Bean & Tea Leaf ke dalam daftar menu. Rupanya idenya sukses hingga sekarang.


6. Starbucks punya kedai kopi rahasia khusus CIA

Starbucks ternyata juga punya cabang di dalam kantor Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau yang akrab disebut CIA. Barista yang bekerja di Starbucks CIA harus melewati pemeriksaan yang ketat. Tak hanya itu, mereka juga dilarang untuk pergi dari kedainya tanpa pengawasan dari CIA. Starbucks CIA juga dilarang memanggil nama konsumen mereka saat pembelian demi alasan keamanan.


7. Barista Starbucks gak boleh pakai parfum

Barista yang bekerja di Starbucks dilarang menggunakan parfum atau wewangian. Alasannya sederhana, biji kopi dapat menyerap aroma, sehingga adanya aroma lain seperti parfum, bau rokok, atau bau lainnya bisa mengurangi kualitas kopi.


8. Starbucks selalu menggunakan meja bulat

Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa Starbucks selalu menggunakan meja bundar di kedai kopi mereka? Alasannya, meja bundar tak memiliki sudut, sehingga pengunjung yang datang sendirian tidak merasa kesepian.

Selain itu, meja bundar juga memberi kesan akrab dan ramah dibanding meja persegi yang memiliki sudut.


Sumber :

https://www.idntimes.com/food/dining-guide/andry-trisandy/fakta-unik-tentang-starbucks?page=all

Friday, February 3, 2023

Kopi Single Origin vs Kopi Blend

Kopi Single Origin vs Kopi Blend, Mana yang Lebih Enak?

Rabu, 01 Feb 2023 07:30 WIB

Secangkir kopi bisa dibuat dengan menggunakan kopi single origin maupun kopi blend. Keduanya tentu punya perbedaan dan ciri khasnya. Manakah yang lebih enak?

Dalam secangkir kopi yang enak, terdapat biji kopi pilihan. Biasanya para penikmat kopi maupun beberapa kedai kopi menyeduh kopinya dengan dua pilihan biji kopi. Ada kopi single origin dan juga kopi blend.

Kopi isngle origin merupakan kopi dari satu jenis kopi yang tidak dicampur dengan biji kopi lain. Karenanya karakter asli biji kopi akan terasa kuat. Sementara kopi house blend berasal dari campuran beberapa jenis kopi yang diracik oleh roaster menjadi kopi dengan cita rasa dan kareakter baru.

Terlepas dari kebebasan untuk memilih biji kopi ini, beberapa kedai kopi biasanya lebih banyak menggunakan house blend. Karena, house blend yang merupakan kombinasi kopi akan menciptakan cita rasa kopi yang seimbang.

Namun, tidak menutup kemungkinan, banyak juga yang lebih suka menggunakan kopi single origin. Dari kedua pilihan ini, sebenarnya apa perbedaannya dan manakah yang lebih enak? Merangkum thestudio.coffee (05/12/2022), berikut penjelasannya.


1. Apa Itu Kopi Single Origin?

Kopi single origin sebenarnya kopi yang bijinya berasal dari satu sumber saja. Ini biasanya mengacu kepada kopi yang berasal dari satu wilayah geografis atau negara yang sama. Bahkan bisa jadi satu produsen hingga satu tanaman yang sama.

Bisa dibilang, jenis kopi single origin akan menghasilkan cita rasa kopi yang asli dari jenis single origin tertentu karena tidak tercampur dengan jenis kopi lainnya.

Biasanya kopi single origin lebih umum di dunia kopi spesial. Ini dibuktikan dari beberapa pemanggan kopi spesial yang lebih banyak menawarkan kopi single origin kepada beberapa kedai kopi atau toko-toko. Misalnya kopi sidikalang, kopi kintamani, kopi dolok sanggul dan lain-lain.


2. Manfaat Kopi Single Origin

Secangkir kopi yang dibuat dari single origin kopi akan menghasilkan aroma dan rasa yang lebih kuat. Dalam beberapa racikan, kopi single origin cenderung memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan house blend coffee. Salah satu manfaat utama dari kopi single origin yaitu orang bisa menikmati rasa unik dan lebih kuat.

Dengan hasil rasa tersebut, memungkinkan seseorang akan mendapatkan pengalaman mencicipi kopi yang lebih unik karena ada satu dua rasa yang menonjol. Ini sebabnya, beberapa jenis kopi yang dibuat dari single origin menghasilkan profil rasa yang tidak sepenuhnya seperti kopi. Ada beberapa jenis kopi yang justru lebih menonjolkan rasa seperti teh hitam atau buah-buahan.

Contohnya seperti kopi Wahundura Kenya yang punya rasa seperti jus blackcuttany. Ada juga kopi Del Rio Coco Nicaragua yang punya rasa seperti campuran kemiri dan cokelat.


3. Apa Itu Kopi Blend?

Beberapa kafe biasanya menyajikan kopi yang diambil dari kopi blend. Kopi blend juga biasanya harganya lebih terjangkau. 

Sementara kopi single origin menggunakan satu jenis saja, kopi blend merupakan campuran dari beberapa jenis biji kopi dari asal yang berbeda. Bisa saja diambil dari daerah atau negara berbeda yang kemudian akan dicampur jadi satu.

Dengan campuran biji kopi, tentunya akan menciptakan profil rasa berbeda. Namun hasil rasanya ditentukan dari campuran masing-masing kopi. Misalnya kopi dengan aroma jeruk dicampur dengan kopi aroma coklat, bisa menghasilkan kopi dengan rasa campuran jeruk dan cokelat.

Atau misalnya mencampurkan kopi Mandailing dengan kopi flores robusta yang akan menghasilkan dua campuran rasa.

Banyak kedai kopi yang memilih untuk menggunakan jenis kopi blend karena beberapa alasan. Kopi blend menawarkan produk kopi yang lebih terjangkau. Ini juga memungkinkan mereka untuk menciptakan minuman kopi dengan cita rasa baru.

Kopi blend juga dipilih karena konsistensinya. Kopi blend bisa dihasilkan terus dalam jangka waktu yang lama karena tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan musim. Kopi blend juga cenderung memiliki lebih banyak profil rasa dibandingkan single origin.


4. Apakah Kopi Single Origin Lebih Baik?

Baik kopi single origin maupun kopi blend, pilihan keduanya tergantung preferensi masing-masing individu. 

Pemilihan kopi single origin dengan kopi blend sebenarnya tergantung pada selera masing-masing orang. Para penikmat kopi bisa memilih jenis biji kopi yang sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka. Apakah orang lebih suka rasa kopi yang khas atau lebih suka bereksperimen dengan rasa kopi.

Kopi single origin menghasilkan rasa yang jauh lebih kaya karena hanya bersumber dari satu sumber kopi. Sementara dari segi harga, single origin lebih mahal dibandingkan kopi blend karena ada beberapa kopi single origin yang memerlukan cukup banyak waktu dalam pemrosesan.

Jadi kembali pada pilihan kopi ini akan sangat bergantung pada selera dan kebutuhan para penikmat kopi.


Sumber :

https://food.detik.com/info-kuliner/d-6544783/kopi-single-origin-vs-kopi-blend-mana-yang-lebih-enak.

Related Posts