Thursday, July 20, 2023

Yang Terjadi jika Minum Kopi Sehari Dua Cangkir

Suka Minum Kopi Sehari Dua Cangkir, Ini yang Akan Terjadi

10 Juli 2023, 09:20 WIB

BEBERAPA orang tidak dapat mengonsumsi kafein tanpa merasa gelisah, banyak yang tidak dapat menjalani hari tanpa secangkir kopi favorit mereka. Meskipun minum terlalu banyak kopi dapat memiliki beberapa efek samping yang tidak menyenangkan, jumlah kopi yang tepat dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan Anda.

Pakar medis percaya bahwa 2 hingga 3 cangkir sehari adalah jumlah sempurna yang memungkinkan Anda memperoleh manfaat kesehatan paling banyak. Dengan meminum kopi sebanyak dua cangkir sehari nyatanya bisa memberikan berbagai manfaat, berikut ulasannya dilansir dari Brightside.


1. Baik untuk ginjal Anda

Selain membangunkan Anda di pagi hari, kopi dapat membantu Anda mencegah berbagai kondisi terkait ginjal. Penelitian telah menunjukkan bahwa minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat membantu mengurangi risiko cedera ginjal akut ketika ginjal tiba-tiba kehilangan sebagian atau seluruh fungsinya. Para peneliti percaya bahwa senyawa bioaktif tertentu dalam kopi meningkatkan pemanfaatan oksigen di ginjal, membantu ginjal bekerja lebih efisien.


2. Bermanfaat bagi jantung Anda

Meskipun kopi dapat membuat detak jantung Anda lebih cepat, meminumnya dalam jumlah sedang sebenarnya dapat mengurangi risiko terkena stroke. Menikmati 1 hingga 2 cangkir kopi hitam setiap hari bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengurangi risiko gagal jantung. Tapi pastikan cangkir kopi Anda berkafein pada kenyataannya, memilih kopi tanpa kafein dapat menyebabkan beberapa konsekuensi kesehatan yang tidak menyenangkan.


3. Buat hidup lebih lama

Meskipun minum terlalu banyak kopi mungkin memiliki efek samping yang cukup berbahaya, jumlah yang tepat dapat bekerja sebaliknya. Itu karena minum 2 hingga 3 cangkir kopi sehari dapat menjaga kesehatan jantung Anda, sehingga sebenarnya dapat membantu Anda hidup lebih lama.


4. Dapat membuat kulit bercahaya

Mengikuti rutinitas perawatan kulit dan menggunakan produk yang tepat dapat membantu Anda mendapatkan kulit yang sempurna, dan minum kopi mungkin menjadi kebiasaan yang membuat kulit Anda berterima kasih. Ini karena kopi mengandung antioksidan tinggi dan senyawa anti-inflamasi lainnya, sehingga dapat melindungi kulit Anda dari radikal bebas berbahaya dan membantu Anda mempertahankan kulit awet muda dan bercahaya lebih lama.


Sumber :

https://www.krjogja.com/angkringan/read/512057/suka-minum-kopi-sehari-dua-cangkir-ini-yang-akan-terjadi

Thursday, July 6, 2023

Penyuka Kopi Hitam Cenderung Psikopat?

Kartika Tarigan, 27 Jul 2017
Benarkah penyuka kopi hitam cenderung memiliki kepribadian psikopat?


Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menikmati secangkir kopi. Seperti mencampurkan kopi dengan gula hingga krim. Meski demikian, secangkir kopi hitam yang pahit tanpa campuran nyatanya masih menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Sebuah studi menyebut bahwa penyuka kopi hitam memiliki kecenderungan psikopat. Benarkah?

Dilansir dari independent.co, sebuah penelitian yang dipimpin Profesor Christina Sagioglou dari Universitas Innsbruck di Austria menemukan adanya hubungan antara rasa pahit dengan kepribadian seseorang.

Sebanyak 500 pria dan wanita dewasa menjadi responden dalam penelitian tersebut. Mereka diminta untuk menilai empat jenis rasa (manis, asin, pahit, dan asam), kemudian melakukan tes kepribadian.

Para periset menemukan orang-orang yang menyukai selera pahit, seperti kopi hitam dan makanan pahit lain, lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda Machiavellianisme, sadisme, dan narsisme.

Tanda-tanda tersebut merujuk pada gangguan kepribadian yang menunjukkan mereka cenderung lebih egois dan senang saat melihat orang lain sengsara.

Eksperimen serupa dilakukan oleh peneliti yang sama, kali ini respondennya sebanyak 450 orang. Hasilnya pun tak berubah. Menurut Dr. Sagioglou, menyukai makanan pahit mungkin saja memberikan sensasi seperti naik rollercoaster, di mana orang menikmati hal-hal yang menimbulkan rasa takut.

Sementara itu, orang yang minum kopi dengan susu dan gula lebih condong memiliki pribadi ‘menyenangkan’, seperti baik hati, suka bekerja sama, dan memiliki simpati yang tinggi.

Namun kembali lagi, soal rasa adalah hal yang relatif dan berbeda pada masing-masing individu. Anda juga tak perlu buru-buru mencurigai setiap orang yang minum kopi hitam.

Penelitian-penelitian tersebut hanya sekadar menemukan ‘ada hubungan’, yang tentunya tak dapat dijadikan indikator utama untuk menilai kepribadian seseorang. Jadi, tetaplah menikmati kopi dengan cara yang biasa Anda lakukan sekalipun kopi hitam tanpa gula!


Sumber :
https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/penyuka-kopi-hitam-cenderung-psikopat

Monday, June 12, 2023

Kopi O di Malaysia & Singapura

Mengenal Istilah Kopi di Malaysia & Singapura

Rabu, 22 Februari 2012 | 11:11 WIB

Ada istilah tersendiri saat memesan minuman kopi atau teh di Malaysia dan Singapura. Bagi kalangan penyuka kopi atau teh, rasanya kedua minuman ini sangat populer diseluruh dunia. Untuk yang ingin mengunjungi Singapura atau Malaysia, di kedua negara tersebut banyak terdapat kedai kopi yang disebut dengan kopitiam disetiap penjuru tempat.

Agar tidak salah memesan, terdapat beberapa istilah yang menjadi pembeda jenis minuman kopi/teh di kedua negara tersebut.

Istilah tersebut kebanyakan hadir karena perbedaan jenis bahan dan tingkat kemanisan minuman. Khusus untuk Singapura, pemanis disana tidak hanya menyangkut gula, namun juga madu atau susu kental manis.


Kopi  

  • Coffee Gau : Kopi kental dengan susu dan gula
  • Coffee : Kopi dengan susu dan gula
  • Coffee Po : Kopi dengan susu dan gula, tetapi kopinya lebih sedikit dari yang biasanya
  • Coffee C : Kopi dengan gula dan susu cair (susu kental manis)
  • Coffee C Kosong : Kopi dengan susu kental manis tanpa gula
  • Coffee O : Kopi dan gula saja tanpa susu
  • Coffee O Kosong : Kopi tanpa gula dan tanpa susu
  • Coffee O Kosong Gau : Kopi kental tanpa gula, tanpa susu.
  • Coffee Bing atau Kopi Ice : Kopi dengan susu, gula, dan es
  • Coffee Xiau Dai : Kopi dengan sedikit gula, sehingga tidak terlalu manis (less sugar)
  • Coffee Gah Dai : Kopi dengan susu manis ekstra

Teh

  • Tea/Teh : Teh dengan gula dan susu
  • Tea C : Teh dengan susu cair
  • Tea C Kosong : Teh dengan susu cair tanpa gula
  • Tea O : Teh dengan gula, tanpa susu
  • Tea O Kosong : Teh tawar, tanpa gula dan tanpa susu
  • Tea Tarik : Teh dengan susu kental yang dibuat dengan cara ditarik, hingga terbentuk busa
  • Tea Halia : Teh dengan jahe, ditambah gula dan susu
  • Tea Bing : Es teh dengan gula dan susu
  • Tea Xiu Dai : Teh yang tidak terlalu manis atau less sugar
  • Tea Gah Dai : Teh dengan susu ekstra dan gula

Agar tidak bingung saat menghapal jenis minuman diatas, baiknya ikutkan aja inti minuman disana yaitu setiap minuman kopi atau teh selalu disajikan dengan gula atau susu.


Sumber :

https://www.beritasatu.com/wisata/32964/mengenal-istilah-kopi-di-malaysia-singapura

Monday, June 5, 2023

Kecanduan Kafein

9 Tanda-tanda Kecanduan Kafein, Apakah Anda Mengalaminya? 

05/06/2023, 20:00 WIB 

Kafein bukan merupakan obat-obatan terlarang, tetapi zat ini bisa menyebabkan efek kecanduan. Dikutip dari Cleveland Clinic, kafein adalah zat putih pahit yang ditemukan secara alami di lebih dari 60 tanaman, seperti biji kopi, daun teh, dan buah kakao yang digunakan untuk membuat cokelat. 

Zat ini memiliki sifat stimulan yang mengurangi kelelahan, meningkatkan kewaspadaan, dan memberi dorongan energi. Jika dikonsumsi terus-menerus, Anda akan mengembangkan toleransi kafein. Tanpa Anda sadari, Anda merasa harus terus meningkatkan asupan kafein untuk mencapai efek kewaspadaan dan kemampuan berkonsentrasi yang diinginkan. 

Saat itulah tubuh Anda mengalami kecanduan kafein. Artikel ini akan mengulas secara ringkas tentang gejala yang menjadi tanda Anda kecanduan kafein. 

Apa saja tanda-tanda kecanduan kafein? Mengutip Addiction Center, ketergantungan kafein dilihat dari cara zat ini memengaruhi fungsi tubuh sehari-hari Anda. Tingkat keparahan kecanduan dihitung berdasarkan seberapa tertekan perasaan Anda ketika menginginkan kafein, tetapi tidak bisa mendapatkannya. 

Lalu, seberapa besar gangguan yang ditimbulkannya dalam kehidupan sehari-hari Anda. 

Tanda-tanda kecanduan kafein setidaknya memenuhi tiga kriteria sebagai berikut: 

Keinginan yang terus-menerus atau upaya yang gagal untuk mengurangi atau mengontrol penggunaan kafein 

Penggunaan kafein secara terus-menerus, meskipun mengetahui fisik atau psikologis memiliki masalah yang persisten atau berulang yang disebabkan atau diperburuk oleh kafein 

Sindrom penarikan zat Kafein sering dikonsumsi dalam jumlah yang lebih besar Penggunaan kafein berulang hingga gagal memenuhi kewajiban peran utama di tempat kerja, sekolah, atau rumah 

Penggunaan kafein secara terus-menerus, meskipun memiliki masalah sosial atau interpersonal yang persisten atau berulang yang disebabkan atau diperburuk oleh efek kafein 

Berkembangnya toleransi kafein yang ditunjukkan melalui: kebutuhan jumlah kafein yang meningkat untuk mencapai efek yang diinginkan; efek yang sangat berkurang saat terus menggunakan kafein dalam jumlah yang sama 

Banyak waktu dihabiskan dalam aktivitas yang diperlukan untuk mendapatkan kafein, menggunakan kafein, atau pulih dari efeknya 

Keinginan atau keinginan yang kuat atau dorongan untuk menggunakan kafein 

Jika Anda menunjukkan tanda-tanda kecanduan kafein seperti di atas, Anda perlu secara bertahap dan konsisten mengurangi penggunaannya. Sebagian besar ahli merekomendasikan batas aman mengkonsumsi kafein adalah 400 miligram (mg) per hari. 

Sebagian besar gejala ketergantungan kafein dapat diatasi dalam 7-12 hari pengurangan konsumsi. Selama periode itu, otak secara alami akan mengurangi jumlah reseptor adenosin pada setiap sel sebagai respons terhadap kekurangan kafein secara tiba-tiba. 

Reseptor adenosin bertugas memberikan isyarat pada kelenjar adrenal untuk mengeluarkan adrenalin, sehingga meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah. Jika seseorang dapat mengurangi asupan kafein hingga tidak ada lagi, dalam beberapa minggu tingkat reseptor adenosin di otak akan diatur ulang ke tingkat awal.


Sumber :

https://health.kompas.com/read/23F05200000968/9-tanda-tanda-kecanduan-kafein-apakah-anda-mengalaminya-?page=all#page2.

Saturday, May 20, 2023

Kafe Estetik di Garasi

Sulap Garasi Jadi Kafe Estetik

17/02/2022

Garasi berukuran 6×4 cm disulap menjadi kafe yang estetik dan kekinian. Namanya Cale Coffee & Eatery yang berlokasi di Jalan Danau Jonge Malang.

Meskipun berukuran mini namun kafe ini mempunyai ruangan yang tampak luas dengan desain cozy dan memanjakan mata. Pada lantai satu pengunjung akan disambut interior minimalis bernuansa putih dan coklat, di salah satu sudutnya terdapat meja bar untuk memesan menu.

Sedangkan di lantai dua, pengunjung bakal dibuat terpana sebab ruangan ini menampilkan keindahan dengan pemilihan warna dominan putih. Bahkan area lantai dua Cale Coffee & Eatery menjadi spot yang sangat cantik untuk berswafoto, ruangannya bersih dipadukan interior minimalis namun kece membuatnya makin instagramable.

Owner Cale Coffee & Eatery, Tamara Nadya, mengatakan, kafe yang bermula dari sebuah garasi yang tidak terlalu sering digunakan ini pun sengaja disulap menjadi sebuah kafe agar lebih produktif.

“Kemudian saya bersama satu owner lainnya yakni Hilal Ferdiansyah merenovasi garasi ini menjadi sebuah cafe dengan tema scandinavian dan didominasi oleh warna putih. Warna putih dipilih untuk membuat kesan luas,” ujar Tamara.

Kafe dua lantai tersebut mampu secara keseluruhan mampu menampung 50 pengunjung. Proses renovasi yang memakan waktu enam bulan dengan biaya sekitar Rp 100 tersebut akhirnya menjadi sebuah kafe unik, cantik dan kekinian untuk dijadikan tempat melepas penat.

Cale Coffee & Eatery buka sejak 4 Februari lalu, sejak beroperasi sampai saat ini selalu ramai pengunjung dari berbagai kalangan. Terutama kaum hawa yang memanfaatkan kafe sebagai tempat berkumpul dengan teman-temannya, swafoto dan menikmati hidangan.

“Kami buka mulai pukul 10.00-21.00, warga Malang sangat antusias terhadap Cale Coffee & Eatery. Bahkan mereka rela mengantri di depan cafe mulai pagi sebelum operasional,” urainya.

Selain desainnya yang menarik perhatian, fasilitas di dalamnya juga lengkap, ada bar, outdoot area dan toilet. Di sisi lain, kafe ini juga menawarkan menu-menu lezat baik makanan, minuman maupun snack.

Untuk makanan beratnya, Cale Coffee & Eatery menyuguhkan chicken sambal matah, chicken sambal bawang, chicken thai basil dan chicken mushroom sauce, tersedia pula pasta aglio olio dan carbonara. Sementara makanan ringan terdiri dari tiga pilihan french fries, keju aroma dan banana fried sebagai hidangan andalan.

“Minumannya ada beberapa yang menjadi andalan di sini seperti ice coconut coffee, ice cancer coffee, chococale, creamy mango, creamy biscoff, mango squash, strawberry mojito dan lychee tea,” pungkas Tamara. (nit/lin)


Sumber :

https://malangposcomedia.id/sulap-garasi-jadi-kafe-estetik/

Wednesday, May 10, 2023

Modal Buka Cafe

Modal Buka Cafe Bisa Mulai dari Rp25 Juta, Simak Detailnya!

August 8, 2022

Perincian Modal Buka Cafe

Berminat memulai bisnis cafe? Kamu perlu menghitung modal buka cafe agar bisa menyesuaikan anggaranmu. Minum kopi sudah jadi gaya hidup banyak orang. Baik tua maupun muda, kopi bisa sesuai dengan selera siapa pun.

Membuka cafe bisa menjadi salah satu peluang bisnis besar untuk memenuhi gaya hidup minum kopi. Fitur utama sebuah cafe tentu saja adalah kopi. Namun ada hal lain yang membuat orang datang ke cafe.

Misalnya, sebagai tempat meeting, tempat mengobrol, bahkan sebagai tempat bekerja. Oleh karena itu, tak jarang cafe dilengkapi oleh fasilitas Wi-Fi agar pengunjung betah berada di dalam cafe.


Memulai bisnis cafe memang menyenangkan, tetapi perlu anggaran yang tidak sedikit pula. Kamu perlu mengetahui berapa modal buka cafe dan menyesuaikannya dengan anggaranmu. Setidaknya ada beberapa kategori modal buka cafe, yakni peralatan, bahan baku, perlengkapan, dan operasional. Berikut ini perincian modal buka cafe.

Modal buka cafe yang pertama, yakni peralatan. Kamu tentu butuh peralatan untuk membuat kopi. Membuat kopi dengan cita rasa aslinya membutuhkan peralatan khusus. Tidak seperti kopi saset yang tinggal seduh saja.

Modal buka cafe selanjutnya, tentu bahan baku. Mulai dari biji kopi itu sendiri hingga bahan baku makanan dan minuman lain yang ada di menu cafe-mu. Adapun perlengkapan merupakan modal cafe yang tak kalah penting lainnya. Ini mencakup gelas, piring, peralatan makan, meja, dan kursi.

Selanjutnya ada biaya operasional, seperti sewa tempat, gaji karyawan, retribusi, biaya gas, listrik, air, dan sebagainya.


Berikut ini perincian modal buka cafe, sebagai gambaran berapa banyak yang perlu kamu keluarkan untuk mendirikan bisnis cafe.

Perincian ini dibuat dengan asumsi kamu akan membuat cafe mini dengan menu terbatas.


1. Peralatan

  • Mesin espresso: Rp1.500.000,-
  • Mesin grinder: Rp500.000,-
  • Milk jug: Rp85.000,-
  • Kulkas 2 pintu: Rp2.000.000,-
  • Kompor gas 2 tungku: Rp275.000,-
  • Tamper untuk kopi: Rp300.000,-
  • Vietnam dripper: Rp55.000,-
  • Blender: Rp175.000,-
  • Alat seduh teh: Rp60.000,-


2. Bahan Baku

  • Biji kopi 5 kg: Rp325.000,-
  • Teh 1kg: Rp50.000,-
  • Susu 10 liter: Rp150.000,-


3. Perlengkapan

  • Meja + 2 kursi panjang (5 set): Rp3.750.000,-
  • Cangkir (20 buah): Rp600.000,-
  • Gelas kaca (20 buah): Rp500.000,-
  • Sendok teh (2 lusin): Rp40.000,-


Dari perincian modal buka cafe di atas, kamu membutuhkan sekitar Rp4.950.000. Adapun untuk bahan baku sebesar Rp525.000,- dan perlengkapan sebesar Rp4.890.000,-. Total keseluruhan, yakni Rp10.365.000,-.

Modal buka cafe ini belum termasuk biaya operasional. Biaya operasional bisa bervariasi, tergantung dari lokasi cafe-mu. Jika lokasi cafe yang kamu pilih bagus, maka tentu harga sewa juga bisa melonjak. Selain itu, rate gaji karyawan juga berbeda di setiap kota.

Anggaplah kamu membutuhkan sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta rupiah untuk biaya operasional awal. Jadi, total modal buka cafe yang kamu butuhkan bisa mencapai Rp25 juta. Angka ini pun bukan angka yang pasti. Jadi, pastikan kamu menyiapkan dana cadangan untuk bisnis cafe-mu ini.



Peluang Bisnis Cafe

Kini kamu sudah tahu berapa minimal modal buka cafe. Hal selanjutnya, yakni mempertimbangan peluang bisnis cafe. Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah bisnis cafe yang hendak dijalankan akan laku keras? Dari segi pasar, permintaan akan kopi akan selalu ada.

Banyak orang dewasa yang membutuhkan kopi setiap harinya. Mengonsumsi sudah menjadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang. Namun, tingginya kebutuhan akan kopi tidak menjamin bisnis cafe-mu akan laris dan sukses. Ada banyak bisnis cafe yang akhirnya harus gulung tikar karena tidak mampu bertahan.

Faktornya banyak, mulai dari kompetitor yang banyak, lokasi kurang strategis, dan sebagainya. Melansir dari Chron, 50 jaringan kedai kopi teratas bisa menghasilkan 70% keuntungan di bisnis ini. Adapun margin kotor untuk kafe mencapai 85%, tetapi kedai kopi kecil cenderung memiliki pendapatan operasional rata-rata hanya 2,5% dari penjualan kotor.

Dapat dikatakan peluang bisnis cafe cukup besar, tetapi kompetitornya juga banyak. Terutama jika kamu bersaing dengan kedai kopi besar dan franchise. Namun, jangan khawatir. Jika kamu bisa membuat konsep yang unik dan rasa kopi yang lezat, bisnismu pasti bisa bertahan.

Jangan lupakan juga faktor pemilihan lokasi yang tepat dan pemasaran yang gencar.


Tips dan Strategi Bisnis Cafe

Setelah mengetahui seberapa besar kekuatan modal buka kafe yang kamu miliki, langkah selanjutnya tentu menjalankan bisnismu. Namun, menjalankan bisnis cafe tidak bisa dilakukan asal-asalan. Kamu perlu berstrategi agar cafe-mu meraup untung dan bertahan dari persaingan usaha.

Berikut ini ada sejumlah tips dan strategi bisnis yang bisa kamu terapkan agar bisnis cafe-mu sukses dan dapat menekan biaya operasional.


1. Cari Pasokan Terbaik dengan Harga Kompetitif

Hal paling penting dari modal buka cafe, yaitu kopi itu sendiri dan bahan-bahan minuman serta makanan lainnya yang menunjang. Kamu perlu mendapat pasokan bahan yang berkualitas, tetapi juga harganya kompetitif. Oleh karena itu, penting untuk bekerja sama dengan pemasok yang bagus.

Ketika kamu sudah bekerja sama dengan satu atau beberapa pemasok, sebaiknya tinjau kembali perjanjian kerja sama setahun sekali. Jadi, kamu bisa menegosiasikan kesepakatan yang lebih baik.


2. Negosiasikan Ulang Perjanjian Sewa

Jika modal buka cafe kamu tidak mencukupi untuk membeli pula tanah dan bangunan usaha, tentu sewa menjadi pilihan alternatif. Namun, tentunya kamu tidak ingin harga sewa naik terus setiap tahunnya. Pada saat inilah kamu perlu menegosiasikan kembali harga sewa.

Jika bisa, negosiasikan harga yang lebih rendah untuk biaya sewa usahamu. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mencari tahu berapa harga sewa yang berlaku di wilayahmu. Jika kamu menemukan harga sewamu jauh lebih tinggi ketimbang tempat-tempat usaha di sekitarmu, kamu bisa negosiasikan ulang harganya.


3. Lakukan Riset Terhadap Kompetitor

Tidak sedikit orang yang menjalankan bisnis cafe. Agar dapat bertahan dari persaingan, kamu pun harus melakukan riset terhadap kompetitor. Mulai dari bagaimana cara kompetitor melakukan pemasaran, harga jual, rasa kopi, menu terbaru mereka, dan sebagainya.

Proses risetmu harus berkelanjutan, tidak terbatas pada saat kamu membuka bisnis. Kamu pun tidak harus membatasi risetmu terhadap cafe dengan ukuran sama. Cek juga apa yang dilakukan oleh cafe–cafe besar. Kamu dapat mengadopsi hal-hal yang berhasil mereka lakukan, lalu menerapkan ide-ide tersebut di cafe milikmu sendiri.


4. Latih Karyawan untuk Melakukan Penjualan Sugestif

Cafe merupakan tempat yang ideal untuk melakukan penjualan sugestif. Penjualan ini dilakukan dengan cara memberikan rekomendasi menu pendamping yang tepat terhadap menu utama yang dipilih oleh pelanggan.

Strategi penjualan sugestif berhasil memiliki dampak positif pada laba. Cross selling dan up selling merupakan beberapa cara yang dipraktikkan untuk melakukan penjualan sugestif. Latih karyawanmu untuk selalu bertanya kepada pelanggan apakah mereka ingin menambahkan lebih banyak pesanan.

Gunakan teknik ini untuk memperkenalkan barang baru dengan harga diskon kepada pelanggan.


5. Gunakan Jasa Delivery Online

Kamu bisa bekerja sama dengan platform delivery online untuk melakukan pengantaran pesanan. Jasa delivery penting, karena makin banyak orang yang senang melakukan take away ketimbang minum kopi di cafe.

Hal yang perlu diperhatikan ketika kamu melakukan pengantaran, yaitu kemasan yang baik. Minuman rentan untuk tumpah, sehingga kamu harus memastikan kemasan kopimu aman.


6. Tingkatkan Penampilan Interior

Selain sinyal Wi-Fi kencang, hal lain yang membuat pengunjung betah adalah desain interior cafe yang menarik. Kamu pun perlu punya konsep yang jelas dalam menata desain interior. Apakah kamu ingin menggambarkan lingkungan yang nyaman atau tampilan yang lebih modern? Dari sini, evaluasi kembali dekorasi ruangan, mana yang perlu ditambah atau dikurangi.

Kelebihan memiliki interior yang menarik dan Instagrammable, pengunjung akan berfoto dan mengunggahnya di media sosial.

Secara tidak langsung, mereka jadi memasarkan bisnis cafe-mu juga.


Sumber:

https://store.sirclo.com/blog/modal-buka-cafe/

Saturday, April 8, 2023

Bukan Tentang Filosofi Kopi, Tapi Bisnis Kopi

JANUARY 16, 2018

“Kopi itu ibarat tatanan sosial, jangan diaduk nanti rusak”

“Kopi yang paling sempurna pun punya rasa pahit”

“Kopi adalah ….. “


Kenapa banyak orang yang berfilosofi dengan kopi? Kenapa padi yang makanan pokok cuma satu filosofinya dari dulu: “Makin berisi makin merunduk”. Sepelit itukah manusia-manusia Indonesia dalam mengambil hikmah dari padi.

Ah sudahlah.

Sebenarnya di sore menjelang maghrib ini, saya lagi nganggur sendirian di salah satu warung kopi di Bandung. Jadilah saya mau nulis saja tentang kopi, bukan (ilmu) filosofinya, tapi (ilmu) bisnisnya.


Bukan Ngenyek Filosofi Kopi-nya Dee Lestari, tapi memang lagi mau bicarain Bisnis bukan Filosofi

Ceritanya mulai oktober tahun lalu saya tertarik untuk buka warung kopi. Kenapa? Karena kelihatannya seru, karena keren kalau punya coffee shop dan karena kayaknya menguntungkan. Jadilah saya belajar dan tanya sana-sini ke orang-orang yang sudah pernah buka warung kopi.

Hasilnya? Sampai sekarang belum mulai-mulai. Wkwk.. Tapi bukan karena makin banyak belajar jadi ragu mulai bisnis, tapi memang belum fokus dan timing-nya aja belum tepat.

Ini penting saya mention karena banyak yang bilang bisnis itu terjun aja, belajar sambil jalan. Mungkin diawal-awal bener ya, saya juga awal-awal begitu. Cuma makin ke sini, rasanya banyak salahnya. Bisnis itu ya harus belajar. Mau terjun ke industri apa ya lihat potensinya. Mau ambil keputusan apa, analisis resikonya.

Tapi kenapa ada orang yang bisa ambil keputusan atau mulai bisnis dengan feeling saja dan hasilnya bagus? Yakinlah orang-orang itu sudah punya banyak pengalaman, jadi knowledge-nya yang sekian lama telah terkumpul itu secara spontan memberi kesimpulan atas pertanyaannya.


Balik ke kopi lagi.

Secara bisnis coffee shop moderen memang lagi menjamur. Di kota-kota besar seperti Bandung, Jogja dan Jakarta, hampir setiap sudut jalan rasanya ada coffee shop. Bahkan di daerah rumah saya di Jakarta yang pinggiran (baca: kampung) banyak juga bermunculan coffee shop tanpa diundang.

Fenomena ini sebenarnya agak terlambat. Karena minum kopi sebenarnya sudah jadi budaya yang lama ada di Indonesia, secara indonesia itu salah satu penghasil biji kopi terbaik di dunia. Dulu waktu saya masih kecil, di rumah saya atau rumah nenek, pasti selalu tersedia bubuk kopi (sebelum marak kopi saset-an), karena pada waktu itu pilihan umum yang disajikan untuk tamu itu ya pasti kalau engga teh tubruk ya kopi tubruk.

Bahkan dulu orang-orang eropa yang datang ke Indonesia pada masa kolonialisme menyebut kopi seduhan itu dengan kata java (jawa), karena sangking terkenalnya biji kopi dari jawa. Malah -dalam konteks yang berbeda- kalau diperhatikan logo bahasa pemrograman Java itu kan kopi seduh. Jadi java (bagian dari Indonesia) itu sudah sangat berasosiasi dengan kopi.


Lalu kenapa baru 5-6 tahun ini coffee shop marak?

Jawaban saya mungkin karena Starbucks. Starbucks dan kedai kopi impor lainnya mau engga mau membawa perubahan yang besar terhadap gaya hidup kaum urban di Indonesia. Membuat ngopi itu jadi lebih keren. Membuat ngopi itu bukan jadi sekedar minum, tapi pergaulan.

Dan kabar baiknya tentunya membuat bisnis coffee shop lokal juga tumbuh.

Lalu karena kini ngopi bukan hanya tentang minum kopi, maka pebisnis coffee shop harus beradaptasi dan mengakomodir hal tersebut. Beberapa hal penting yang saya catat yang bisa saya share:


1. Edukasi tentang kopi

Karena lifestyle adalah hal yang dibangun oleh industri coffee shop moderen, maka menjadi penting mengedukasi tentang kopi itu kepada konsumen. Apa bedanya cappucinno dengan macchiato, apa itu blended, apa itu cold brew, biji kopi yang bagus dari mana. Itu menjadi penting, karena saya juga engga tahu wkwk.. Ralat! Itu menjadi penting karena bagi konsumen dengan tahu itu mereka jadi lebih keren.

Bahkan beberapa coffee shop juga membuat workshop berbayar untuk mengedukasi konsumennya. Dan itu laku.


2. Tempat yang Cozy

Jadikan coffee shop kamu tempat yang asik buat kongkow dan kumpul bareng. Bagus lagi kalau tempatnya instagramable maka bisa jadi promosi gratis.

Kadang beberapa coffee shop memang sengaja membuat tempatnya tidak terlalu ergonomis, dengan meja terlalu rendah, kursi yang engga nyaman. Itu mereka lakukan karena mau kejar kapasitas okupansi. Kalau tempatnya nyaman makin betah pengunjung di situ, jika makin betah maka konsumen lainnya tidak dapat tempat. Menurut saya langkah ini kurang tepat, ada cara-cara lain untuk memonetisasi pelanggan.

Tempat yang ergonomis bukan hanya untuk konsumen, tapi area kerja barista juga harus ergonomis. Letak storage, letak grinder, letak cup harus diatur untuk memudahkan kerja barista. Saya pernah ke cafe (cafe berasal dari bahasa prancis yang sebenernya artinya juga coffee) yang baristanya ribet sendiri dan jadinya lambat. Itu bikin males datang lagi.


3. Kualitas 

Bagaimana pun kualitas tetap nomor satu. Pelanggan sangat menghargai kualitas. Biarkan mereka memilih biji kopinya sendiri (yang mana itu jadi experience juga buat pelanggan), gunakan mesin espresso yang berkualitas (maka itu juga jadi kepuasan bagi pelanggan).


4. Buat Signature / Bangun Branding

Karena makin semarak coffee shop, maka penting untuk membuat signature kita sendiri. Sehingga kekhasan rasa yang coffee shop kita miliki tidak bisa didapatkan ditempat lain.

Selain itu cara menang dari persaingan, bisa juga dengan membangun branding. Kalau sudah bisa membangun branding maka yang kita jual bukan lagi kopi, tapi style.


5. Konsumen Takeaways

Oke tempat yang nyaman dan wifi itu wajib. Namun konsumen yang diam berjam-jam dan hanya memesan 1 canggir kopi tidak bisa membantu kamu untuk bahkan membayar sewa tempat. Harga yang dibayar oleh konsumen takeaways itu sama dengan konsumen sit-in tanpa kita memberikan fasilitas lain. Maka cobalah seimbangkan juga menggarap konsumen takeaways, main di go-food dan online order lainnya.


Sumber :

https://panji.prabowo.id/bukan-filosofi-kopi-tapi-bisnis-kopi/

Related Posts