Monday, September 25, 2023

Warung Kopi Jadul di Sidoarjo

Warung Kopi Jadul di Sidoarjo Usung Konsep Nongkrong Tanpa Gadget

Senin, 25 September 2023 18:01 WIB


Di era digital yang serba canggih ini, nongkrong bukan hanya sekadar gaya hidup, namun sudah menjadi kebutuhan terutama bagi masyarakat di kota besar seperti Sidoarjo.

Namun sayangnya, era digital seperti saat ini berdampak terhadap interaksi sosial warga perkotaan dengan lingkungan sekitarnya. Bahkan ketika nongkrong, tak jarang mereka sering kali sibuk dengan gadgetnya masing-masing, sehingga tak bertegur sapa dengan rekan semeja.

Menanggapi fenomena tersebut, sebuah warung kopi dengan konsep jadul di kawasan Gelora Delta Sidoarjo ingin mengembalikan fitrah sebenarnya dari kata 'nongkrong' yang notabene bertegur sapa, tukar pikiran dan bercengkerama dengan rekan semeja, bahkan semua pengunjung di warung tersebut.

Toko Kopi Sinar Abadi namanya. Sekilas, warung milik Wawan Klanting ini mirip dengan nama toko bangunan. Namun Wawan Klanting yang dulunya pernah fenomenal di zamannya tak mempermasalahkan hal itu.

"Gak masalah menurut saya, agar mudah diingat aja. Ada filosofi sebenarnya agar warungnya selalu bersinar dan abadi, gitu," ucap Wawan saat ditemui Ngopibareng.id di warungnya.

Suasana sederhana warung kopi zaman dulu sangat terasa di kedai kopi yang baru buka akhir Agustus tahun ini. Tak banyak di sediakan spot foto untuk pengunjung. Menurut Wawan, justru inilah uniknya warung kopi miliknya dibanding dengan cafe-cafe pada umumnya di kota besar. Beberapa ornamen barang jadul tampak menghiasi salah satu sudut ruangan.

"Karena memang konsepnya di sini lebih ke ayo ngobrol bareng pas ngopi. Lebih mengutamakan interaksi sosial dengan teman semeja yang jarang dijumpai di cafe modern," imbuhnya.

Selain suasana, menu yang di sediakan di sini juga jadul seperti es teh, es temulawak, es coklat, kopi susu, dan kopi butter. Sedangkan camilan di Toko Kopi Sinar Abadi ada pisang goreng, kentang goreng, mi goreng kampung, dan roti bakar srikaya butter.

"Sederhana tapi penuh kehangatan. Karena kembali lagi ke konsep awal, dinikmati nongkrongnya, dinikmati ngobrolnya," kata ayah dua anak ini.

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai dari Rp5 ribu hingga Rp13 ribu. Selain itu, lokasinya yang strategis dekat dengan pintu tol Sidoarjo membuat Toko Kopi Sinar Abadi ini mudah diakses dari mana pun, sehingga pas sebagai jujugan pengunjung dari semua kalangan.

"Sebelumnya juga ada cafe di Ketintang Surabaya dan Sukodono, Sidoarjo, tapi konsepnya modern. Nah, di sini ini cafe ketiga yang menurut saya unik. Meskipun sederhana dengan konsep jadul, ternyata lebih efektif meningkatkan interaksi sosial. Rencananya mau ada jamming session personel Klanting tapi belum dipastikan jadwalnya," tutup Wawan Klanting.


Sumber :

https://www.ngopibareng.id/read/warung-kopi-jadul-di-sidoarjo-usung-konsep-nongkrong-tanpa-gadget?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Sunday, September 24, 2023

Beda Kopi Arabika dan Robusta

Ini Beda Kopi Arabika dan Robusta, Enak Mana?

- Senin, 18 September 2023 | 09:08 WIB

 Kopi jenis arabika dan robusta merupakan dua jenis kopi paling populer di gerai kopi di Indonesia dan memiliki sejumlah perbedaan menurut barista profesional Zikri Mubarak.

“Dari aromanya sebenarnya udah ketahuan. Kalau kopi robusta lebih strong (kuat), cuma kalau arabika lebih light,” kata Zikri saat ditemui dalam acara bincang-bincang bersama di Anjungan Sarinah Jakarta Pusat pekan ini.

Selain dari aroma, kedua jenis kopi tersebut memiliki perbedaan dari rasa yang dihasilkan. Menurut Zikri, kopi arabika terasa lebih asam dibandingkan dengan kopi robusta.

Berbeda dengan kopi arabika, rasa yang dihasilkan kopi robusta terasa lebih kuat dan pahit dengan aftertaste yang mirip kacang tanah. Hal ini karena robusta memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibanding arabika.

“Robusta itu strong kopi aja, kopi forward kurang lebih,” kata Zikri.

Untuk jenis arabika, kopi tersebut cenderung terasa manis dan ringan. Beberapa jenis arabika bisa memiliki aftertaste yang manis dengan aroma lebih lembut serta sedikit asam karena tingkat keasaman biji kopi arabika lebih tinggi dibanding robusta.

Selain dari aroma dan rasa, kopi jenis arabika dan robusta dapat dibedakan dengan melihat bentuk biji kopinya. Biji kopi robusta memiliki bentuk yang cenderung bundar, sedangkan biji kopi arabika cenderung lonjong.

Dari sisi harga, harga biji kopi arabika lebih mahal daripada biji kopi robusta. Hal ini karena perawatan pohon kopi robusta relatif lebih mudah dibanding arabika.

Pohon kopi robusta dapat melindungi diri dengan baik dari serangan serangga karena kadar kafeinnya yang tinggi serta tidak memerlukan banyak air.

Berbeda dengan pohon kopi robusta, pohon kopi arabika cenderung lebih rapuh dan dapat dirusak serangga, sehingga membuat biji kopi arabika lebih mahal dibandingkan kopi robusta.

Zikri pun memberikan tips mengolah kopi robusta dan arabika yang memiliki ampas agar rasa yang dihasilkan lebih maksimal. Dengan merebus biji kopi yang sudah dihaluskan bersama rebusan air, kopi akan terasa lebih pekat dan kuat, sehingga cocok dinikmati bagi orang-orang yang menyukainya.

“Untuk kopi yang ada ampasnya, bisa diolah dengan cara digodok selama 5 menit. Pakai temperatur medium to high agar aroma dan rasanya lebih pekat,” kata Zikri.


Sumber :

https://www.koran-gala.id/gala-ragam/58710198287/ini-beda-kopi-arabika-dan-robusta-enak-mana#google_vignette

Sunday, August 20, 2023

Red Coffee Sidoarjo

Suasana Kafe Tak Sekadar Hiasan, Sejenak Bersantai di Red Coffee Sidoarjo

Senin, 21 Agustus 2023 05:19 WIB

Waktu menunjukkan pukul 14.00 WIB, cuaca Sidoarjo, Jawa Timur panas seperti biasanya. Pada Rabu, 9 Agustus 2023, suasana siang itu sepi di Red Coffee yang berada di kawasan Buduran. Beberapa kali bel di meja kasir dibunyikan sambil menanti pengelola kafe.

Sejenak bersantai kala siang ingin rasanya menikmati kopi susu gula aren dan panekuk. Dilihat dari daftar menunya kocek 30 ribu cukup untuk membayar dua menu itu.

“Nuansa alam vibes-nya beda. Kalau tembok di kanan dan kiri bikin jenuh,” kata Redi, pemilik Red Coffee and Plants kepada Tempo. Luas kafe ini panjangnya 20 meter, lebar 10 meter. Cukup luas untuk tempat bersantai sambil menikmati makanan ringan dan minum kopi.

Redi yang juga barista di kafe itu menuturkan, memelihara tumbuhan di Red Coffee tak semata hiasan. Misalnya, tanaman ginseng cukup banyak. Redi memanfaatkan tanaman itu untuk bahan masakan menu Red Coffee.

“Daunnya digunakan sebagai sayur untuk menu mi nyemek,” tuturnya.

Kopi susu gula aren dan panekuk sudah tersaji. Sebelum bersantap, pandangan tertuju ke sudut belakang kafe. Di sana tampak teduh dan terasa berangin. Rasanya nyaman untuk menikmati hidangan ini di sana.


Beragam suasana kafe

Warga perkotaan makin membutuhkan tempat yang nyaman untuk bekerja dan bersantai. Dikutip dari publikasi Perancangan Interior Kafe, Edukasi dan tempat Wisata di Surabaya, munculnya tempat hiburan seperti kafe dilandasi dari pola kehidupan masyarakat perkotaan butuh tempat bersenang-senang.

Banyaknya kafe membuat persaingan dari segi desain hingga menu kopi yang disajikan. Kafe tak sekadar menawarkan rasa dari berbagai menunya, tapi juga menawarkan visual untuk memikat minat pengunjung.

Setiap kafe terus mencari model yang disukai pasar. Beberapa gaya kafe yang populer saat ini seperti konsep minimalis, vintage, shabby chic, alam, dan desain kontemporer.

Red Coffee and Plants di Buduran salah satu kafe yang menawarkan suasana alami, karena banyaknya tumbuhan di sana. Redi mempertimbangkan tata letak kursi dan meja di luar ruangan, tapi tetap beratap dengan penyangga kayu dan bambu.

Redi mafhum mengenai kelebihan dan tantangan dari konsep kafenya itu. “Kelebihannya bisa membuka kafe dengan biaya yang tak terlalu besar. Pengunjung juga banyak yang menyukai konsep ini,” katanya.

Tantangannya sudah pasti, kata dia, soal perawatan tanaman. Ia harus memelihara banyak tanaman yang harus rutin dipantau kesuburannya. Belum lagi ketika daun-daun berjatuhan di lingkungan kafe.

“Daun dari tanaman yang gugur disapu, ketika akan buka dan malam sebelum kafe tutup,” tuturnya. Sering pula harus mengerahkan ekstra tenaga jika banyak puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengunjung.


Kafe dengan suasana banyak tanaman

Kafe dengan konsep suasana alam tak hanya menyegarkan mata. Laporan penelitian Real Foliage Plants as Visual Stimuli to Improve Concentration and Attention in Elementary Students, jika bekerja di tempat yang banyak tanaman bermanfaat mempertajam konsentrasi, meredakan stres dan kecemasan.

Dikutip dari artikel Why We Need More Nature at Work: Effects of Natural Elements and Sunlight on Employee Mental Health and Work Attitudes tanaman hijau membantu tubuh merasa rileks. Tumbuhan hijau membantu mengubah suasana ruangan atau bagian luar menjadi tempat yang nyaman untuk bersantai. Lingkungan yang banyak tanaman juga bermanfaat memperbaiki suasana hati.


Sumber :

https://travel.tempo.co/read/1762015/suasana-kafe-tak-sekadar-hiasan-sejenak-bersantai-di-red-coffee-sidoarjo

Friday, July 21, 2023

Espreso Dapat Mengurangi Risiko Alzheimer

Peneliti Sebut Konsumsi Espreso Dapat Mengurangi Risiko Alzheimer

Jumat, 21 Juli 2023

Peneliti dari University of Verona di Italia menemukan bahwa mengonsumsi ekstrak lengkap espreso dapat menghambat agregasi protein atau yang terkait dengan alzheimer.

Melansir Antara, dikutip dari Medical Daily, pada Jumat (21/7/2023), para peneliti awalnya meneliti komposisi molekuler dari ekstrak kopi espreso dan mengidentifikasi komponen utamanya. Mereka kemudian melakukan eksperimen in vitro dan in-cell untuk mengevaluasi dampak kopi pada bagian otak.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa seluruh ekstrak kopi, kafein, dan genistein memiliki sifat biologis dalam mencegah aktivitas agregasi, kondensasi, dan pembenihan di wilayah atau yang berulang.

Senyawa espreso tidak hanya mencegah penumpukan tetapi juga mampu mengikat fibril yang telah dibentuk sebelumnya. Dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak espreso dan dengan peningkatan senyawa kafein atau genistein, fibril menjadi lebih pendek. Efek paling dramatis ditemukan dengan penggunaan ekstrak espreso lengkap.

Pada penderita alzheimer, penumpukan fibril di otak akan mulai menunjukkan gejala seperti kehilangan ingatan, penilaian buruk, pengembaraan, dan perubahan suasana hati. Mencegah penumpukan adalah kunci untuk mengurangi risiko alzheimer.

Sekadar diketahui, espreso adalah minuman kopi dengan motede tertentu yang berasal dari Italia. Metodenya dengan menuangkan air matang melewati kopi yang ditumbuk halus lalu ditekan dengan alat. Ini adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan menjadi dasar dari banyak jenis kopi termasuk espreso martini.

Peneliti berharap penelitian ini akan membuka jalan untuk merancang senyawa bioaktif yang dapat bekerja melawan penyakit neurodegeneratif, termasuk alzheimer.


Sumber :

https://www.suarasurabaya.net/senggang/2023/peneliti-sebut-konsumsi-espreso-dapat-mengurangi-risiko-alzheimer/#google_vignette

Thursday, July 20, 2023

Yang Terjadi jika Minum Kopi Sehari Dua Cangkir

Suka Minum Kopi Sehari Dua Cangkir, Ini yang Akan Terjadi

10 Juli 2023, 09:20 WIB

BEBERAPA orang tidak dapat mengonsumsi kafein tanpa merasa gelisah, banyak yang tidak dapat menjalani hari tanpa secangkir kopi favorit mereka. Meskipun minum terlalu banyak kopi dapat memiliki beberapa efek samping yang tidak menyenangkan, jumlah kopi yang tepat dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan Anda.

Pakar medis percaya bahwa 2 hingga 3 cangkir sehari adalah jumlah sempurna yang memungkinkan Anda memperoleh manfaat kesehatan paling banyak. Dengan meminum kopi sebanyak dua cangkir sehari nyatanya bisa memberikan berbagai manfaat, berikut ulasannya dilansir dari Brightside.


1. Baik untuk ginjal Anda

Selain membangunkan Anda di pagi hari, kopi dapat membantu Anda mencegah berbagai kondisi terkait ginjal. Penelitian telah menunjukkan bahwa minum 2-3 cangkir kopi per hari dapat membantu mengurangi risiko cedera ginjal akut ketika ginjal tiba-tiba kehilangan sebagian atau seluruh fungsinya. Para peneliti percaya bahwa senyawa bioaktif tertentu dalam kopi meningkatkan pemanfaatan oksigen di ginjal, membantu ginjal bekerja lebih efisien.


2. Bermanfaat bagi jantung Anda

Meskipun kopi dapat membuat detak jantung Anda lebih cepat, meminumnya dalam jumlah sedang sebenarnya dapat mengurangi risiko terkena stroke. Menikmati 1 hingga 2 cangkir kopi hitam setiap hari bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengurangi risiko gagal jantung. Tapi pastikan cangkir kopi Anda berkafein pada kenyataannya, memilih kopi tanpa kafein dapat menyebabkan beberapa konsekuensi kesehatan yang tidak menyenangkan.


3. Buat hidup lebih lama

Meskipun minum terlalu banyak kopi mungkin memiliki efek samping yang cukup berbahaya, jumlah yang tepat dapat bekerja sebaliknya. Itu karena minum 2 hingga 3 cangkir kopi sehari dapat menjaga kesehatan jantung Anda, sehingga sebenarnya dapat membantu Anda hidup lebih lama.


4. Dapat membuat kulit bercahaya

Mengikuti rutinitas perawatan kulit dan menggunakan produk yang tepat dapat membantu Anda mendapatkan kulit yang sempurna, dan minum kopi mungkin menjadi kebiasaan yang membuat kulit Anda berterima kasih. Ini karena kopi mengandung antioksidan tinggi dan senyawa anti-inflamasi lainnya, sehingga dapat melindungi kulit Anda dari radikal bebas berbahaya dan membantu Anda mempertahankan kulit awet muda dan bercahaya lebih lama.


Sumber :

https://www.krjogja.com/angkringan/read/512057/suka-minum-kopi-sehari-dua-cangkir-ini-yang-akan-terjadi

Thursday, July 6, 2023

Penyuka Kopi Hitam Cenderung Psikopat?

Kartika Tarigan, 27 Jul 2017
Benarkah penyuka kopi hitam cenderung memiliki kepribadian psikopat?


Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menikmati secangkir kopi. Seperti mencampurkan kopi dengan gula hingga krim. Meski demikian, secangkir kopi hitam yang pahit tanpa campuran nyatanya masih menjadi pilihan bagi sebagian orang.

Sebuah studi menyebut bahwa penyuka kopi hitam memiliki kecenderungan psikopat. Benarkah?

Dilansir dari independent.co, sebuah penelitian yang dipimpin Profesor Christina Sagioglou dari Universitas Innsbruck di Austria menemukan adanya hubungan antara rasa pahit dengan kepribadian seseorang.

Sebanyak 500 pria dan wanita dewasa menjadi responden dalam penelitian tersebut. Mereka diminta untuk menilai empat jenis rasa (manis, asin, pahit, dan asam), kemudian melakukan tes kepribadian.

Para periset menemukan orang-orang yang menyukai selera pahit, seperti kopi hitam dan makanan pahit lain, lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda Machiavellianisme, sadisme, dan narsisme.

Tanda-tanda tersebut merujuk pada gangguan kepribadian yang menunjukkan mereka cenderung lebih egois dan senang saat melihat orang lain sengsara.

Eksperimen serupa dilakukan oleh peneliti yang sama, kali ini respondennya sebanyak 450 orang. Hasilnya pun tak berubah. Menurut Dr. Sagioglou, menyukai makanan pahit mungkin saja memberikan sensasi seperti naik rollercoaster, di mana orang menikmati hal-hal yang menimbulkan rasa takut.

Sementara itu, orang yang minum kopi dengan susu dan gula lebih condong memiliki pribadi ‘menyenangkan’, seperti baik hati, suka bekerja sama, dan memiliki simpati yang tinggi.

Namun kembali lagi, soal rasa adalah hal yang relatif dan berbeda pada masing-masing individu. Anda juga tak perlu buru-buru mencurigai setiap orang yang minum kopi hitam.

Penelitian-penelitian tersebut hanya sekadar menemukan ‘ada hubungan’, yang tentunya tak dapat dijadikan indikator utama untuk menilai kepribadian seseorang. Jadi, tetaplah menikmati kopi dengan cara yang biasa Anda lakukan sekalipun kopi hitam tanpa gula!


Sumber :
https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/penyuka-kopi-hitam-cenderung-psikopat

Monday, June 12, 2023

Kopi O di Malaysia & Singapura

Mengenal Istilah Kopi di Malaysia & Singapura

Rabu, 22 Februari 2012 | 11:11 WIB

Ada istilah tersendiri saat memesan minuman kopi atau teh di Malaysia dan Singapura. Bagi kalangan penyuka kopi atau teh, rasanya kedua minuman ini sangat populer diseluruh dunia. Untuk yang ingin mengunjungi Singapura atau Malaysia, di kedua negara tersebut banyak terdapat kedai kopi yang disebut dengan kopitiam disetiap penjuru tempat.

Agar tidak salah memesan, terdapat beberapa istilah yang menjadi pembeda jenis minuman kopi/teh di kedua negara tersebut.

Istilah tersebut kebanyakan hadir karena perbedaan jenis bahan dan tingkat kemanisan minuman. Khusus untuk Singapura, pemanis disana tidak hanya menyangkut gula, namun juga madu atau susu kental manis.


Kopi  

  • Coffee Gau : Kopi kental dengan susu dan gula
  • Coffee : Kopi dengan susu dan gula
  • Coffee Po : Kopi dengan susu dan gula, tetapi kopinya lebih sedikit dari yang biasanya
  • Coffee C : Kopi dengan gula dan susu cair (susu kental manis)
  • Coffee C Kosong : Kopi dengan susu kental manis tanpa gula
  • Coffee O : Kopi dan gula saja tanpa susu
  • Coffee O Kosong : Kopi tanpa gula dan tanpa susu
  • Coffee O Kosong Gau : Kopi kental tanpa gula, tanpa susu.
  • Coffee Bing atau Kopi Ice : Kopi dengan susu, gula, dan es
  • Coffee Xiau Dai : Kopi dengan sedikit gula, sehingga tidak terlalu manis (less sugar)
  • Coffee Gah Dai : Kopi dengan susu manis ekstra

Teh

  • Tea/Teh : Teh dengan gula dan susu
  • Tea C : Teh dengan susu cair
  • Tea C Kosong : Teh dengan susu cair tanpa gula
  • Tea O : Teh dengan gula, tanpa susu
  • Tea O Kosong : Teh tawar, tanpa gula dan tanpa susu
  • Tea Tarik : Teh dengan susu kental yang dibuat dengan cara ditarik, hingga terbentuk busa
  • Tea Halia : Teh dengan jahe, ditambah gula dan susu
  • Tea Bing : Es teh dengan gula dan susu
  • Tea Xiu Dai : Teh yang tidak terlalu manis atau less sugar
  • Tea Gah Dai : Teh dengan susu ekstra dan gula

Agar tidak bingung saat menghapal jenis minuman diatas, baiknya ikutkan aja inti minuman disana yaitu setiap minuman kopi atau teh selalu disajikan dengan gula atau susu.


Sumber :

https://www.beritasatu.com/wisata/32964/mengenal-istilah-kopi-di-malaysia-singapura

Related Posts