Kopi Aceh Gayo dikelola oleh masyarakat Gayo yang asli penduduk Takengon, yang telah dikembangkan sejak tahun 1908. Belanda membuka perkebunan kopi pada tahun 1918 di kawasan Belang
Gele, yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.
Tahun 1920 muncul kampung baru masyarakat Gayo di sekitar perkebunan
kopi Belanda itu. Tahun 1925-1930 mereka membuka sejarah baru dengan
membuka kebun-kebun kopi rakyat. Tahun 1930 empat buah kampung telah
berdiri di sekitar kebun Belanda di Belang Gele itu, yaitu Kampung
Belang Gele, Atu Gajah, Paya Sawi, dan Pantan Peseng.
Kopi Aceh Gayo jenis arabika. Kopi Arabika agak besar dan berwarna hijau gelap, daunnya berbentuk oval. Kopi Gayo memiliki aroma dan rasa yang sangat khas. Kebanyakan kopi yang ada, rasa pahitnya masih tertinggal di lidah kita, namun tidak demikian pada kopi Gayo. Rasa pahit hampir tidak terasa pada kopi ini.
Cita rasa kopi Gayo yang asli terdapat pada aroma kopi yang harum dan rasa gurih hampir tidak pahit. Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa rasa kopi Gayo melebihi cita rasa kopi Blue Mountain yang berasal dari Jamaika.
Kopi arabika dari dataran Tinggi Gayo memiliki citarasa khas dengan ciri utama antara lain aroma dan perisa yang kompleks dan kekentalan yang kuat. International Conference on Coffee Science, Bali, Oktober 2010 menominasikan kopi Dataran Tinggi Gayo ini sebagai the Best No 1.
Kopi dari daerah gayo juga merupakan kopi termahal di dunia ini terbukti pada saat pameran kopi dunia yang diselenggarakan organisasi Specialty Coffee Association of America (SCAA) di Portland, Oregon Convention Center, Amerika Serikat.
Negara tujuan terbesar ekspor kopi asal Dataran tinggi Tanah Gayo yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues itu adalah Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Sumber :
http://infokopi.com/jual-kopi-aceh-gayo?
http://www.kopi-gayo.com/blog/sejarah-kopi-gayo-aceh
https://id.wikipedia.org/wiki/Kopi_Gayo
Seperti kita saat minum kopi (coffee) dibalik itu pasti akan ada susu (latte) yang manis dan nikmat, itulah kehidupan nyata (real)
Wednesday, January 25, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Affandi Affandi Koesoema (1907 - 23 Mei 1990) adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia dengan gaya eksp...
-
3 Tips Menyeduh Kopi ala Kafe yang Enak di Rumah Kopi merupakan minuman yang tak kenal zaman, selalu hits dari dulu sampai sekarang. Banyak ...
-
Siapa nih yang moto hidupnya “tiada hari tanpa kopi”? Meskipun memiliki berbagai manfaat, mengkonsumsi kopi secara berlebihan sangat tidak d...
-
Tarangga, Rangga dan Angga. Ketiga nama tersebut disusun dari huruf-huruf yang similar. Namun jika ditilik mempunyai arti yang berbeda. Berb...
-
Event Kopi Rakyat Bondowoso Segera! 9 September 2021 9:21 AM Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (...
No comments:
Post a Comment