Friday, June 14, 2019

5 Mitos tentang Kopi


Sebagai minuman yang populer, kopi tidak terlepas dari beraneka mitos yang mengelilinginya. Mitos-mitos ini kerap ditelan mentah-mentah begitu saja, tanpa menilik lebih jauh kebenarannya.

Berikut adalah mitos tentang minuman kopi yang masih dipercayai hingga saat ini, beserta penjelasannya.

1. Kafein bikin mulas
Sebuah studi yang dipresentasikan di Digestive Disease Week pada 18-21 Mei 2019 menyatakan mulas setelah minum kopi bukan karena kafein, melainkan adanya perubahan bakteri yang berdampak pada pergerakan usus. Kopi memiliki efek merangsang motilitas (kemampuan organisme bergerak sendiri) pada usus. Ini yang menyebabkan beberapa orang mudah mulas setelah minum kopi.

2. Kafein pasti bikin kecanduan
Jika meminum kopi dalam batas wajar dan di waktu yang tepat, Anda tidak akan kecanduan. Kafein mempengaruhi produksi kortisol tubuh. Saat bangun tidur di pagi hari, hormon kortisol sedang memuncak. Meminum kopi ketika hormon kortisol memuncak akan menyebabkan tubuh menjadi ketergantungan kafein dalam kopi agar lebih berenergi.

3. Kafein dalam kopi dapat menggugurkan kandungan
Konsumsi kopi lebih dari empat cangkir per hari akan membahayakan kesehatan siapa pun, tidak hanya ibu hamil. Meminum kopi sebanyak dua hingga tiga cangkir per hari tidak akan membahayakan kandungan ibu hamil sama sekali. Kecuali, ibu hamil tersebut memiliki beberapa penyakit bawaan yang memasukkan kopi dalam daftar minuman yang harus dihindari.

4. Kopi menyebabkan insomnia
Kopi kerap dijadikan biang keladi insomnia, tanpa tahu apa yang sebenarnya membuat hal tersebut terjadi. Faktanya, kafein merupakan penghambat adenosine, senyawa yang membuat Anda mengantuk. Sehingga mengonsumsi kafein membuat Anda terhindar dari rasa kantuk. Dikutip dari Medical News Today, Anda sebaiknya menghindari kafein setelah jam 5 sore jika ingin mendapatkan tidur malam yang baik.

5. Kopi dapat menyebabkan kanker payudara
Mitos ini membuat banyak perempuan ragu meminum kopi. Padahal, kandungan asam hidroksisinamat dan asam klorogenin dalam kopi mampu menurunkan risiko kanker payudara.


Sumber :
https://gaya.tempo.co/read/1212721/5-mitos-tentang-kopi/full&view=ok

Sumber foto :
https://id.aliexpress.com/item/32833473380.html

Monday, April 29, 2019

Masa Expired Kopi

Sudah tidak diragukan lagi kalau kopi adalah minuman yang paling nikmat di dunia. Rasa dan aromanya berpadu sempurna menciptakan kenikmatan alami yang tiada tandingannya. Di pasaran tersedia berbagai macam kopi, mulai dari biji kopi mentah (green beans), biji kopi yang telah disangrai (roasted beans), hingga bubuk kopi yang siap untuk diseduh. Anda bisa membelinya sesuai kebutuhan.

Green beans merupakan pilihan kopi terbaik karena bisa disimpan lebih dari setahun. Hanya saja Anda harus menyangrai dan menggilingnya terlebih dahulu sebelum dapat menyeduh kopi tersebut. Berbeda dengan biji kopi yang telah disangrai (roasted beans), biji kopi ini sudah matang jadi anda hanya perlu menggilingnya saja sebelum menyeduhnya. Berapa ukuran gilingan kopi yang disarankan? Hal ini tergantung minuman kopi yang ingin anda buat dari bubuk kopi tersebut nantinya. Bubuk kopi yang kasar cocok digunakan sebagai bahan dasar manual brewing. Sedangkan bubuk kopi yang halus bisa digunakan untuk membuat kopi tubruk. Kopi yang dijual sudah dalam wujud bubuk memiliki keunggulan karena praktis. Anda tidak perlu menyangrai atau menggiling lagi.

Faktor lain yang dapat merusak rasa dan aroma kopi adalah cara penyimpanan kopi. Sama seperti teh, penyimpanan kopi didalam rumah juga harus tepat supaya biji kopinya tetap segar serta aroma dan rasanya tidak berubah. Hal yang paling penting dalam penyimpanan kopi adalah kopi harus di simpan didalam tempat yang kedap udara. Kopi tidak boleh terkontaminasi oleh udara, kelembaban, panas dan cahaya. Jadi sebaiknya simpanlah kopi di tempat yang gelap dan kering.

Bubuk kopi yang segar mempunyai rasa dan aroma yang jauh lebih nikmat daripada bubuk kopi yang telah disimpan beberapa hari. Apalagi jika bubuk kopi tersebut sudah disimpan dalam waktu yang terlalu lama hingga melebihi waktu kadaluwarsanya. Meski kenyataannya kopi yang telah kadaluwarsa masih bisa diminum, tetapi kami tidak menyarankannya.

Masa kadaluwarsa kopi berbeda-beda menurut wujudnya. Yang paling lama masa kadaluwarsanya adalah green beans, kopi green beans dapat disimpan hingga lebih dari setahun. Sedangkan kopi yang telah dipanggang (roasted beans) memiliki masa pakai hingga 5-6 bulan terhitung dari tanggal roasting. Berbeda lagi dengan kopi bubuk. Kopi bubuk yang masih tersimpan di dalam kaleng kemasannya sebenarnya bisa disimpan selama lebih dari 2 tahun. Tetapi begitu tutupnya dibuka, masa kadaluwarsa bubuk kopi ini hanya mencapai 1 bulan saja.

Masa kadaluwarsa seperti di atas hanya bisa anda dapatkan apabila menyimpan bubuk kopi dengan metode yang benar. Kesalahan dalam menyimpan kopi tentu akan mempersingkat masa kadaluwarsanya. Oleh karena itu, kami selalu menyarankan kepada anda untuk membeli kopi dalam kemasan yang kecil sehingga kesegarannya tetap terjaga dan Anda pun tidak repot ketika menyimpannya. Biasakan menutup kembali kemasannya setelah anda selesai mengambil kopi yang dibutuhkan.


Sumber :
https://coffeeland.co.id/masa-kadaluarsa-kopi/

Tuesday, September 25, 2018

Kafein vs Migrain

Benarkah Kafein Bisa Sembuhkan Migrain?

Salah satu zat yang bisa membantu mengobati serangan migrain adalah kafein. Namun, berhati-hatilah karena bila berlebihan bukannya migrain menghilang, namun justru memicu gejala sakit kepala.

The American Migraine Foundation merekomendasikan bahwa orang-orang yang terkena migrain membatasi asupan kafein harian mereka hingga 200 miligram (mg).

Perlu Anda catat, mengonsumsi kafein secara teratur lebih dari 100 mg sehari merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala.

Selain kafein, makanan seperti roti putih, biskuit dan pir bisa membantu meminimalkan mual selama serangan migrain. Beberapa bahan alami seperti peppermint, jahe juga dapat meredakan gejala migrain.

Kejadian migrain bervariasi dari orang ke orang, jadi ada jenis makanan yang bermanfaat bagi satu orang namun mungkin tidak cocok untuk yang lain.

Menurut Association of Migraine Disorders, kurang dari 30 persen orang yang mengalami migrain mengidentifikasi pemicunya terkait makanan. Dalam kasus yang melibatkan diet, orang dapat menghindari makanan yang bisa memicu migrain dan membantu mengontrol rasa sakit serta mengurangi frekuensi atau tingkat keparahan migrain mereka.

Cara terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter dan ahli diet untuk menentukan rencana diet pencegahan migrain yang efektif. Demikian seperti dilansir Antara dari Medical News Today.


Sumber :
http://senggang.suarasurabaya.net/news/2018/210183-Benarkah-Kafein-Bisa-Sembuhkan-Migrain

Sunday, August 19, 2018

Peta Kopi Indonesia


  1. Arabika Gayo : daun teh hitam, daun salam, bunga melati, legit, dan pisang.
  2. Arabika Lintong : sereh, daun sirih, markisa, terong Belanda, kayu manis, coklat
  3. Arabika Mandailing : coklat, kemanisan gula kelapa, kayu manis, tembakau, delima
  4. Arabika Bengkulu : gula kelapa, semangka, kayu manis
  5. Robusta Bengkulu Kepahiang : manis, kepahitan rendah, manis gula merah, tembakau, cengkih
  6. Arabika Solok : gurih, kemanisan legit, kayu manis
  7. Robusta Masurai Jambi : tektur tebal, pahit getir
  8. Liberika Jambi : nangka, tekstur tebal, daun jeruk, pisang
  9. Robusta Lampung : jagung bakar, gula bakar, kepahitam pekat
  10. Arabika Bogor Cibulao : teh hijau, daun rasamala, coklat dan pala
  11. Robusta Cibulao : coklat, manis gula kelapa, teh hitam
  12. Arabika Java Preanger : ubi bakar, madu, asam jawa, pandan, pisang
  13. Robusta Karawang : tektur sangat tebal, kepahitan tinggi, agak getir
  14. Robusta Temanggung : gula bakar, kacang sangrai, tekstur tebal
  15. Arabika Wonosobo : manis jeruk keprok, tembakau
  16. Arabika Dieng : daun salam, gula merah, pandan, asam Jawa
  17. Arabika Ijen : manis gula merah, cengkeh, teh hitam, aroma melati
  18. Arabika Argopuro Situbondo : pisang, gula merah, lembut
  19. Arabika Kintamani : asam belimbing, kemanisan gula tebu, buah jeruk
  20. Arabika Flores : coklat, jagung manis, ketumbar, jeruk, kapulaga
  21. Arabika Enrekang Toraja : coklat, kayu manis, nanas
  22. Arabika Mamasa Sulawesi Barat: rempah manis, buah pala, asam jawa dan jeruk
  23. Arabika Napu – Sulawesi Tengah : aroma nangka, nyaman, manis gula merah, vanili
  24. Arabika Wamena Papua : aroma dedaunan, jeruk keprok, daun salam dan kelengkeng
  25. Liberika Pangkalan Bun Kalimantan : tektur tebal, nangka matang, kepahitan tinggi



Sumber :
https://rumahkopiranin.com/peta-citarasa-aroma-kopi-indonesia/
http://www.beritasatu.com/kuliner/444264-gunakan-peta-penggemar-perlu-lebih-peka-dengan-cita-rasa-dan-aroma-kopi.html

Sunday, November 5, 2017

Kopi Indonesia Terbaik

Kopi-Kopi Terbaik di Indonesia yang Layak Anda Coba


Tidak diragukan lagi kalau Indonesia terkenal dengan kelezatan kopi dan ada banyak jenis kopi kopi berkualitas yang dapat ditemui di Indonesia. Selain kopi Luwak yang sudah cukup dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga di Negara Negara lain seperti Amerika Serikat dan Inggris. Berikut adalah beberapa daftar kopi-kopi terbaik yang ada di Indonesia dan layak untuk anda coba.
kopi

Kopi Lanang : 
Didaftar pertama kita punya kopi Lanang, salah satu kopi terbaik di Indonesia yang diproduksi di jawa. Seperti namanya Lanang yang berarti pria, kopi ini memang ditujukan bagi kaum laki laki. Kopi ini berasal dari biji kopi tunggal atau biasa disebut Peaberry, yang konon berkhasiat untuk meningkatkan vitalitas kaum pria.

Kopi Kintamani : 
Jenis kopi lain yang juga layak untuk dicoba adalah kopi kintamani. Seperti namanya, kopi kintamani berasal dari Bali dan terkenal dengan cita rasanya yang khas, lembut dan manis. Berbeda dengan jenis kopi lain, kopi Kintamani ini diproduksi dengan menggunakan system subak. Selain system pembuatannya yang cukup unik, kopi kintamani ini juga telah mendapat sertifikasi dari CIRAD.

Kopi Wamena: 
Jenis kopi lain yang juga perlu anda coba adalah kopi Wamena. Salah satu jenis kopi yang paling terkenal selain kopi luwak, ada beberapa alasan mengapa kopi Wamena layak untuk mendapat predikat sebagai salah satu kopi terbaik di Indonesia. Dilihat dari segi pengolahan, proses produksi kopi Wamena boleh dibilang masih sangat tradisional dan alami tanpa mengesampingkan kualitas sehingga menghasilkan kopi dengan aroma yang khas dan cita rasa terbaik.

Kopi Arang : 
Dipulai Jawa, kita punya kopi Arang, kopi yang diproduksi di daerah jember. Dikenal sebagai salah satu kopi terbaik di Pulau Jawa dan melalui proses yang sangat unik dibandingkan dengan jenis kopi lainnya. Berbicara soal proses, kopi Arang diproduksi dengan digosongkan terlebih dahulu. Soal aroma, kopi Arang ini sedikit memiliki bau cabe ketika diseduh dengan air panas.

Kopi Toraja : 
Di pulai Sumatera, kita punya Kopi Toraja, kopi yang terkenal dengan kelezatan dan cita rasa yang luar biasa unik. Kopi Toraja sendiri ternyata dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu kopi Toraja Robusta dan Kopi Toraja Arabika. Kedua jenis ini memiliki kandungan asam yang cukup rendah. Yang membedakan dari kedua jenis kopi Toraja ini adalah kandungan kafein yang terkandung.  Jika anda belum pernah mencoba kopi Toraja maka ini bisa menjadi kesempatan terbaik untuk mencoba cita rasa yang khas. Berbeda dengan kopi jenis lainnya, Kopi Toraja ini tidak meninggalkan rasa pahit, sensasi rasa pahit langsung hilang seketika ketika diminum pertama kali.

Kopi Sidikalang : 
Selain kopi Toraja, kita masih punya kopi Sidikalang, salah satu kopi yang juga terkenal di pulau Sumatera. Ditanam di daerah datarang tinggi sehingga menghasilkan biji kopi berkualitas. Cita rasanya yang khas ini disebabkan karena lokasi penanaman yang berada di daerah dataran tinggi vulkanis.

Nah, diatas adalah beberapa daftar kopi terbaik yang ada di Indonesia. Jika selama ini anda hanya mengetahui kopi Luwak, maka beberapa jenis kopi diatas sangat layak untuk dicoba. Indonesia sangat kaya dengan keragaman jenis kopinya dan sangat disayangkan jika anda tidak mencoba paling tidak salah satu dari jenis kopi yang telah disebutkan diatas. Silahkan berbagi pengalaman anda dan rasakan berbagai macam cita rasa khas dari masing masing jenis kopi yang ada di Indonesia.


Sumber :
http://www.specialtycoffee.co.id/kopi-kopi-terbaik-di-indonesia-yang-layak-anda-coba/

Thursday, March 2, 2017

Krema Kopi

Krema kopi adalah sesuatu yang kita dapatkan dari tekanan tinggi air yang bertemu pada kopi di mesin espresso. Dimana karbondioksida pada kopi (hasil roasting) ikut larut dan menciptakan gelembung-gelembung kecil. Ketika kopi diekstraksi (pada mesin espresso) dan seluruh proses tersebut selesai dan tekanan serta suhu kembali ke titik normal maka cairan tak lagi bisa menampung gas yang ada, di sinilah gas melakukan pelepasan melalui gelembung-gelembung kecil yang dinamakan krema.

Kopi yang segar akan menghasilkan lebih banyak krema. Jadi jika secangkir espresso tak memiliki krema yang banyak, kemungkinan kopi yang digunakan tak lagi segar. Krema juga bisa menjadi indikator rasa dari secangkir espresso. Jika semakin gelap warna kremanya, maka akan semakin kuat rasa espressonya.

Sumber :
https://majalah.ottencoffee.co.id/apa-perbedaan-manual-brew-dengan-espresso/

Kopi Excelso


Pagi ini terasa berat, karena semalam sempat begadang hingga tengah malam. Kopi yang cocok dan yang nendang harus dipilih agar melek. Dan akhirnya aku pilih kopi Excelso.

When Coffee is your lifestyle. Begitulah tajuk bagi penyuka excelso, pecinta kopi berkualitas tinggi. Excelso yang dimaksud disini bukan sebuah outlet kopi di Indonesia, yang didirikan sejak tahun 1991. Excelso yang ini merupakan merk premium dari PT Santos Jaya Abadi yang diluncurkan pada tahun 1989. Excelso adalah kopi yang disajikan dari biji kopi terbaik dan dipanggang.

Dan setelah minum secangkir kopi, sekarang waktunya kembali kerja.


Sumber :
http://el-rafie.blogspot.co.id/2011/06/review-kopi-excelso-mandheling.html
https://mypotret.wordpress.com/2008/04/25/kopi-excelso-rasanya-boleh-juga/

Related Posts