Sunday, January 29, 2023

Kopi Keliling Sampai Jadi Kapal Api

Kisah Imigran China, Jual Kopi Keliling Sampai Jadi Kapal Api

Siapa yang tidak tahu dengan brand Kapal Api? Perusahaan kopi yang satu ini sudah berusia 100 tahun, dan produknya pun tersebar di 68 negara di dunia.

Dilansir dari situs resmi PT Santos Jaya Abadi, perusahaan kopi ini memiliki lebih dari 14.000 karyawan, dan pada 2018 perusahaan ini telah mampu mengekspor 54 kontainer produk kopi instan "Good Day."

Seperti diketahui, sejarah Kapal Api berawal dari kopi bubuk yang dijual keliling pelabuhan dengan sepeda onthel.

Penasaran dengan kisah kopi Kapal Api? Mari simak ceritanya di bawah ini.


Berawal dari Kopi Bubuk Hap Hoo Tjan

Melansir dari Detik.com, cerita lahirnya Kapal Api diawali pada tahun 1927, di mana seorang imigran Tiongkok bernama Go Soe Loet bersama saudaranya Go Bie Tjong dan Go Soe Bin tiba Hindia Belanda. Mereka pun memulai bisnis kopi bubuk merek Hap Hoo Tjan di Jl Pasar Pabean, Surabaya.

Penjualan kopi bubuk itu dilakukan dengan sepeda onthel, mereka keliling kampung dan Pelabuhan Tanjung Perak demi memasarkan kopinya. Pelanggan utama adalah para pelaut dan masyarakat sekitar pelabuhan.

Nama Kapal Api kabarnya merupakan inspirasi dari para pelanggan mereka yang umumnya berada di pelabuhan.

Go Soe Loet memiliki seorang putra bernama Soedomo Mergonoto yang membantunya di usaha jualan kopi. Mengingat usahanya yang berskala kecil, Go meminta putranya untuk bekerja dan mencari penghasilan lain.

Soedomo akhirnya bekerja menjadi pengeruk ban bekas di perusahaan vulkanisir dan terkadang dia bekerja sebagai kernet bemo. Namun akhirnya Soedomo kembali membantu ayahnya di dunia perkopian sambil belajar mengembangkan bisnis keluarganya.


Soedomo promosikan bisnis keluarga

Di tahun 1978, Soedomo mempromosikan usaha keluarganya. Bisnis kopi Hap Hoo Tjan itu maju dan berkembang dengan pesat. Go Soe Loet dan kedua saudaranya akhirnya mendirikan PT Santos Jaya Abadi untuk memperbesar produk kopi mereka.

Meski demikian, terjadi pecah kongsi antara keluarga Go. Ujungnya, aset-aset perusahaan harus dibagi. Go Soe Loet sendiri mendapat pabrik penggorengan kopi.

Go Soe Loet memiliki lima anak: Indra Boediono, Soedomo Mergonoto, Singgih Gunawan, Lenny Setyawati, dan Wiwik Sundari. Dua anak yang akhirnya ditunjuk untuk melanjutkan bisnis ini adalah Indra dan Soedomo.

Soedomo pun mencoba menyelamatkan usaha ayahnya dengan memproduksi kopi baru bernama Kapal Api.


Promosi lewat iklan dan Srimulat

Di tahun 1980, Soedomo melancarkan strategi marketing dengan memasang iklan di TVRI dengan menggandeng salah satu personel Srimulat, Paimo. Hal itu ditunjukan agar pemasaran Kopi Kapal Api menjadi masif.

Secara perlahan, penjualan Kapal Api pun meningkat dan Soedomo harus mencetuskan strategi baru untuk memperluas pangsa pasar kopi ini. Pada tahun 1985, produk kopi itu mulai dijual hingga ke luar negeri. Negara pertama yang mereka tuju adalah Arab Saudi. Tidak lama kemudian mereka masuk ke Hong Kong, Malaysia, dan Taiwan.

Secara perlahan, perusahaan ini pun meluncurkan produk-produk lain seperti permen, sereal, hingga kedai kopi. Soedomo mendirikan PT Sulotco Jaya Abadi pada tahun 1986 yang memproduksi Kopi Kalosi Toraja.


Perkembangan Kapal Api di Era 90an hingga kini

Tak hanya produksi makanan, Soedomo pun memutar kembali keuntungan bisnisnya dengan mengembangkan usahanya hingga ke ranah lain. Di 1991, dia mendirikan PT Excelso Multirasa yang mengelola kedai kopi. Gerai pertama mereka ada di Plaza Indonesia.

Di tahun yang sama dia pun mendirikan PT Agel Langgeng, produsen permen Relaxa. Dan PT Fastrata Buana, sebuah perusahaan distribusi produk consumer goods.

Hingga saat ini, banyak merek konsumer yang berada di bawah naungan PT Santos Jaya Abadi. Sebut aja seperti Kopi Good Day, Excelso, Kopi Ya, Kopi ABC, Fresco, Kopi Kapten dan Kopi Santos. Selain itu, ada pula Ceremix di kategori sereal.

Untuk kategori permen mereka punya Espresso, Gingerbon, Say, Bontea Green, dan Relaxa. Mereka juga punya biskuit yang bernama Delby's Kopyor dan Oatbits.


Apa yang bisa dipelajari dari kisah Keluarga Go

Melansir dari berbagai sumber, iklan televisi pertama di Indonesia muncul di tahun 1963 setelah TVRI terbentuk. Tiga iklan pertama yang muncul saat itu adalah iklan Hotel Tjipayung, PT Masayu (produsen alat berat), dan PT Arschoob Ramasita.

Menjelang 1980an, sudah mulai banyak iklan bermunculan dan saat itu Soedomo sudah melihat adanya potensi besar dari strategi marketing yang satu ini. Dia pun menggunakan salah satu publik figur yang namanya sedang melejit agar produknya menjadi mudah dikenal di pasaran.

Selain jeli dalam melihat peluang, Soedomo juga handal dalam hal pengembangan produk. Berdasarkan informasi di berbagai media, segala inovasi dilakukan secara perlahan, tidak terburu-buru, dan dipikirkan dengan cukup matang.


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20230120130029-72-407101/kisah-imigran-china-jual-kopi-keliling-sampai-jadi-kapal-api

Wednesday, January 18, 2023

Karyawan Starbucks Ngantor Lagi

Karyawan Starbucks Disuruh Ngantor Lagi 3 Hari Seminggu

Jumat, 13 Jan 2023 21:10 WIB

Karyawan Starbucks diminta untuk kembali bekerja dari kantor (WFO) setidaknya tiga hari dalam seminggu. Aturan itu disampaikan oleh CEO Interim Starbucks Howard Schultz. Pengumuman itu disampaikan Schultz dalam sebuah memo untuk karyawan Starbucks pada Rabu (11/1).

Aturan tersebut meminta karyawan dalam jarak perjalanan dari kantor pusat perusahaan di Seattle, AS untuk ngantor pada Selasa, Rabu, dan hari lain yang akan disepakati dengan manajer.

Sementara itu, karyawan Starbucks di kantor regional harus melapor ke kantor tiga hari seminggu. Kendati demikian, memo itu tidak menyebutkan secara rinci hari atau menentukan apa yang dianggap sebagai jarak perjalanan tersebut.

Starbucks sebenarnya sudah melakoni pekerjaan secara hybrid sejak tahun lalu. Schultz menegaskan pekerja perusahaan berjanji WFO antara satu hingga dua hari dalam seminggu. Namun, faktanya tidak sesuai dengan janji tersebut.

"Dari data kami, jelas bahwa sejumlah besar mitra tidak memenuhi janji minimal satu hari dalam seminggu. Inilah mengapa saya juga mengumumkan bahwa kebijakan ini adalah syarat yang sangat penting untuk kesuksesan bisnis kami," tegas Schultz dalam memo tersebut.

Pengumuman Starbucks ini menyusul aturan baru yang disampaikan beberapa perusahaan terkait kebijakan kerja, termasuk dari CEO Disney Bob Iger. Ia memerintahkan karyawan Disney untuk kembali ke kantor empat hari seminggu mulai 1 Maret.

Selain Starbucks dan Disney, banyak perusahaan besar yang memberlakukan aturan back to work ketat kepada para karyawannya. Hal ini menyusul meredanya pandemi covid-19.

Apple juga mengimbau para pekerja korporatnya untuk berada di kantor minimal tiga hari dalam seminggu. Perusahaan induk Snapchat turut meminta pekerja untuk kembali ke kantor 80 persen dari waktu kerja atau setara dengan empat hari seminggu, dimulai pada Februari.

Di lain sisi, Wali Kota New York City Eric Adams mengeluhkan dampak pekerjaan jarak jauh terhadap perekonomian kota. Adams menilai tingkat kekosongan kantor sudah mencapai rekor tertinggi.


Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20230113152714-92-900103/karyawan-starbucks-disuruh-ngantor-lagi-3-hari-seminggu?

Thursday, January 12, 2023

Batas Konsumsi Kopi Harian

Siapa nih yang moto hidupnya “tiada hari tanpa kopi”? Meskipun memiliki berbagai manfaat, mengkonsumsi kopi secara berlebihan sangat tidak dianjurkan. Lalu berapa Batas Aman Minum Kopi Setiap Hari? 

Simak info berikut.



Sunday, January 8, 2023

Ciri Ciri Kopi Arabika

Ciri Ciri Kopi Arabika, Karakteristik dan Sejarahnya

Kopi Arabika adalah salah satu dari dua varietas utama kopi di seluruh dunia. Biji arabika menghasilkan sekitar 75 persen produksi kopi dunia setiap tahunnya. Mereka terbiasa memproduksi kopi sendiri, dan dicampur dengan kopi varietas lain, robusta. 

Biji arabika diseduh di Afrika Timur dan Arab sebelum diperkenalkan ke Eropa dan Amerika pada abad ke-17. Kopi Arabica adalah jenis kopi yang terbuat dari biji tanaman Coffea arabica. Arabica berasal dari dataran tinggi barat daya Ethiopia dan merupakan jenis kopi paling populer di seluruh dunia – menghasilkan 60% atau lebih produksi kopi di dunia.


Apa Ciri Ciri Kopi Arabika, Mengapa disebut kopi “Arabika”?

Menurut artikel di ThoughtCo.com ini, disebut kopi arabika karena pada abad ke-7 bijinya dibawa dari Ethiopia ke Arab yang lebih rendah. Di Etiopia, kacang dihancurkan dan dicampur dengan lemak untuk dimakan sebagai stimulan oleh suku Oromo.

Tapi begitu mereka tiba di Arab “kopi” lahir . Itu ditulis sebagai minuman yang diseduh untuk pertama kalinya oleh para sarjana Arab yang mengatakan itu membantu mereka memperpanjang jam kerja mereka. Dari sana kopi menyebar ke seluruh dunia.

Jika biji kopi pertama kali diseduh menjadi minuman yang nikmat di Arab, mudah untuk melihat mengapa disebut kopi arabika, dan mengapa disebut juga sebagai kopi Arab.


Ciri ciri kopi arabika dan rasa kopi arabika?

Kopi arabika berkualitas tinggi harus memiliki rasa yang sedikit manis, dengan sedikit rasa cokelat, kacang, dan karamel . Anda mungkin juga memperhatikan petunjuk untuk buah dan beri. Akan ada sedikit / menyenangkan keasaman dan sedikit kepahitan. Kopi seduh dingin dapat membantu menghadirkan rasa manis arabika lebih banyak lagi.

Daging panggang yang Anda pilih akan memengaruhi sejauh mana Anda memperhatikan rasa. Luas dan komposisi tanah biji ditanam juga dapat mempengaruhi keseimbangan rasa di atas.


Indonesian Coffee, Recognize the Types of Delicious Coffee

Menyimpan biji kopi dengan benar agar tetap enak dan segar adalah cara yang bagus untuk membantu melestarikan catatan rasa yang enak itu. Sebagian besar biji kopi yang Anda lihat di toko kelontong, pasar, kedai kopi, dan kafe – adalah kopi arabika. 

Beberapa merek akan mencampurkan biji kopi arabika dan robusta, terutama campuran espresso. Namun mayoritas adalah kopi arabika.


Bagaimana kopi arabika ditanam?

Tanaman kopi Coffea arabica atau  arabika tidak menyukai iklim yang keras; ia menyukai kelembapan dan tidak tahan terhadap embun beku. Ini lebih suka suhu antara 15 ° C dan 24 ° C (59 ° F dan 75 ° F) dan suka tumbuh di tempat teduh. Pikirkan subtropis.

Biasanya tumbuh pada ketinggian sekitar 1.900+ kaki (600+ meter) di atas permukaan laut. Ia suka tumbuh di lereng bukit dan matang pada usia sekitar 7 tahun.

Tanaman tumbuh sekitar 9-12 meter di alam liar. Ketika ditanam untuk penggunaan komersial, tingginya bisa mencapai sekitar 5 meter tetapi biasanya dijaga sekitar 2 meter untuk membantu pemanenan.


Bunganya kecil dan putih, baunya seperti bunga melati, manis dan cantik.

Kacang (yang sebenarnya adalah biji) ditemukan di dalam buah beri yang tumbuh di tanaman mirip semak ini. Buah beri dipanen saat berwarna “ceri” atau merah tua / ungu tua, biasanya ada 2 biji di setiap buah beri.

Sama seperti blueberry, buah tanaman kopi arabika tidak matang pada saat yang bersamaan, jadi buah beri paling baik dipetik dengan tangan . Jika dipanen sebelum matang sempurna hasilnya adalah kopi yang inferior.

Saat biji kopi arabika dikeluarkan dari buahnya, ada juga “lapisan perkamen” dan “kulit perak” yang harus dihilangkan.


Kopi arabika

Biji arabika diproduksi oleh Coffea arabica, semak asli Afrika Timur dan semenanjung Arab. Coffea arabica adalah salah satu dari dua jenis tanaman kopi, yang lainnya adalah Coffea caneophora, disebut juga Coffea robusta.

Coffea arabica tumbuh dengan baik di lingkungan yang hangat dan sedang, biasanya di ketinggian antara 1.300 dan 1.500 meter. Tanaman tumbuh setinggi sekitar lima meter, meskipun tanaman komersial biasanya dibuat pendek. Daun tanaman berwarna hijau tua, dan menghasilkan bunga putih dan beri merah tua.


Produksi

Kopi arabika dibuat dari biji atau biji tanaman arabika. Untuk menghasilkan kopi, petani memetik buah beri dan membuang dagingnya, hanya menyisakan bijinya. Biji kemudian dicuci, dikeringkan dan dipanggang sebelum dijual. Rasa kopi tidak hanya bergantung pada proses ini tetapi juga pada tanah dan iklim tempat tanaman itu ditanam, serta pada perbedaan genetik kecil antara subtipe arabika, yang disebut varietas.


Sejarah

Kopi Arabika adalah kopi pertama yang diketahui telah digiling dan diseduh. Meskipun legenda menelusuri asal-usulnya kembali ke Ethiopia abad pertengahan, sejarah minum kopi yang terdokumentasi hanya mencapai abad ke-15.

Kedai kopi pertama yang tercatat dibuka di Konstantinopel pada tahun 1450-an. Awalnya, otoritas agama berusaha untuk melarang kopi, namun permintaan terlalu tinggi dan kopi menjadi bagian utama dari kehidupan sosial di dunia Muslim.

Kopi arabika menyebar ke timur dan barat, menjadi minuman modis di Eropa dan Amerika serta Asia dan Timur Tengah. Namun, kebanyakan kopi yang ditanam di Timur Jauh adalah Coffea caneophora, bukan Coffea arabica.


Karakteristik

Varietas kopi arabika yang berbeda menghasilkan rasa dan tubuh yang berbeda, tetapi mereka memiliki beberapa kesamaan. Dibandingkan dengan Coffea canephora, arabika lebih halus dan tidak terlalu pahit dengan rasa yang lebih lembut. Ini juga lebih rendah kafein.

Biji Robusta terkadang dicampur dengan biji arabika yang lebih mahal untuk menambah kafein dan mengurangi biaya. Varietas kopi terkenal seperti kopi Kolombia dan kopi Kona adalah varietas dari biji arabika.


Sumber :

https://nusantaracoffe.com/ciri-ciri-kopi-arabika-karakteristik-dan-sejarahnya/

Wednesday, January 4, 2023

Espresso Diminum Sekali Tenggak

Espresso Diciptakan untuk Diminum Cepat Sekali Tenggak, Ini Sebabnya

Penggemar kopi hitam banyak yang menyukai espresso. Jenis kopi asal Italia ini memiliki batas waktu untuk dikonsumsi jika ingin mendapatkan kualitasnya secara maksimal. Begini kata pakar. Espresso merupakan kopi yang dihasilkan dari penyeduhan menggunakan mesin yang memiliki tekanan dan suhu tinggi. 

Proses tersebut bertujuan mengekstraksi biji kopi yang sudah digiling. Kata "espresso" sendiri berasal dari bahasa Italia yang artinya "kopi ditekan". Kopi ini memiliki krema dengan rasa pahit dan pekat yang kuat. Espresso digandrungi banyak pencinta kopi hitam.

Untuk penyajiannya, espresso berbeda dengan kopi lain yang disajikan di cangkir atau gelas berukuran standar. Espresso justru disajikan di cangkir kopi mungil berukuran 29 ml saja. Ada maksud di balik penggunaan cangkir tersebut.

Espresso disarankan untuk dinikmati dalam sekali tenggak saat masih hangat dan ada kremanya. Pakar kopi menyebut inilah cara menikmati espresso yang ideal karena aroma dan cita rasanya bakal maksimal.


Sama-sama Kopi Hitam, Apa Bedanya Americano, Long Black, dan Kopi Tubruk?

Mengutip Mashed (30/12), Bean Ground menjelaskan bahwa semakin lama espresso didiamkan alias tidak langsung diminum setelah dibuat, maka semakin menurun kualitasnya. Hal ini dipicu proses oksidasi yang merupakan kondisi dimana espresso terpapar semakin lama dengan oksigen.

Proses oksidasi ini terkait dengan kehadiran krema yaitu buih yang muncul pertama kali saat ekstraksi kopi. Semakin lama espresso didiamkan, krema akan menghilang, dan proses oksidasi semakin cepat karena tak ada krema yang 'melindungi' kopi di bawahnya.

Secara umum, butuh waktu sekitar 3 menit untuk krema espresso benar-benar menghilang. Karenanya espresso disarankan untuk dinikmati tak lebih dari 5 sampai 7 menit setelah dibuat agar kamu tidak menikmati espresso yang 'mati'.

Lewat dari waktu itu, bukannya espresso tidak aman dikonsumsi, tetapi kualitasnya sudah tidak maksimal. Tak heran jika beberapa pakar kopi menyarankan espresso justru diminum dalam rentang waktu 20-30 detik setelah dibuat.

Sejatinya espresso adalah kopi yang dibuat fresh dan langsung dinikmati. Ciri-ciri espresso enak adalah yang kental dan harum. Perpaduan bodi yang penuh dengan krema juga akan menghasilkan tekstur halus seperti beludru. Espresso yang baik juga memiliki rasa yang seimbang.

Selain diminum begitu saja, espresso juga jamak dipakai sebagai campuran minuman seperti susu atau air panas. Susu tersebut bisa dicampurkan begitu saja, dipanaskan terlebih dahulu (steamed milk), atau dikocok hingga menjadi buih (foam). Contoh minuman yang menggunakan espresso adalah cappuccino, Americano, latte, dan macchiato.


Sumber :

https://food.detik.com/info-kuliner/d-6493067/espresso-diciptakan-untuk-diminum-cepat-sekali-tenggak-ini-sebabnya.

Sunday, January 1, 2023

Pengusaha Kopi Paling Sukses di Dunia

Pengusaha Kopi Paling Sukses di Dunia, Hartanya Rp 57 T

Howard Schultz jadi salah satu konglomerat yang inspiratif. Ia merupakan sosok yang paling berjasa menjadikan Starbucks sebagai perusahaan kopi yang mendunia.

Sebelum menjadi kaya rata, Howard Schultz merupakan seorang karyawan di gerai kopi tersebut. Berawal dari 11 gerai, Schultz berhasil membesarkan Starbucks hingga memiliki 33 ribu gerai yang tersebar di banyak negara.

Di tahun 2018, pria ini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO. Namun di tahun 2022 dia kembali menjadi CEO interim karena dirinya hendak menunjuk orang baru untuk memimpin perusahaan ini.

Sejatinya, masa kecil orang terkaya di dunia urutan ke 728 versi Forbes ini memang cukup menyedihkan. Namun perjuangannya hingga sukses tentu sangat menginspirasi dan penuh dengan pelajaran finansial.


Berikut adalah deretan fakta dari Schultz yang patut kamu ketahui.

Ayahnya, Fred Schultz, adalah mantan angkatan bersenjata yang akhirnya bekerja sebagai sopir. Namun sayang sekali, Fred Schultz kehilangan pekerjaannya usai dirinya terkena musibah kecelakaan. Saat kecelakaan itu terjadi, Fred sama sekali tidak punya asuransi kesehatan dan tidak mampu membayar biaya pengobatan.

Peristiwa itulah yang akhirnya membuat perekonomian Keluarga Schultz memburuk. Di usianya yang ke-12, Howard Schultz sudah bekerja untuk membantu orangtuanya. Pekerjaan yang dilakoninya antara lain adalah loper koran dan menjadi pelayan kafe. Dan saat Schultz berusia 16 tahun, dia bekerja sebagai penjaga toko.


Dapat beasiswa karena hebat dalam olahraga

Salah satu bakat yang dimiliki Schultz ada di bidang olahraga. Schultz memiliki fisik yang sangat kuat, dan hal itulah yang membuatnya berhasil menuai prestasi. Lewat prestasinya Schultz berhasil mendapat beasiswa kuliah dan masuk ke Northern Michigan University jurusan komunikasi.

Setelah lulus kuliah di tahun 1975, Schultz bekerja di Xerox selama tiga tahun sebagai sales manager. Kariernya pun bisa dikatakan mulus. Namun Schultz memutuskan resign dari perusahaan tersebut, karena ingin meniti karier di perusahaan Swedia, Hammaplast. Di perusahaan itulah akhirnya dia bertemu dengan gerai kopi Starbucks.


Kerja di Starbucks

Saat Schultz menyambangi Starbucks, Starbucks hanyalah sebuah kedai kopi kecil yang didirikan oleh Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker. Namun, Schultz yang saat itu berusia 29 tahun melihat adanya mutiara terpendam di Starbucks. Itulah yang membuatnya tertarik untuk bekerja di sana.

Keinginan Schultz bekerja di Starbucks akhirnya terwujud, Schultz ditempatkan di divisi marketing. Sekedar informasi saja bahwa saat bekerja di Starbucks, Schultz menerima gaji yang jauh lebih rendah ketimbang saat bekerja di Hammaplast. Dan yang paling mengejutkan, jumlah gaji Schutlz di Starbucks tidak sampai setengah gajinya di Hammaplast! Belum lagi, dia harus pindah ke Seattle.

Setelah setahun bekerja di Starbucks, Schultz dikirim ke Italia untuk menimba ilmu tentang industri kopi. Disitulah akhirnya dia mendapat inspirasi baru untuk pengembangan bisnis Starbucks. Menurutnya, selain membuat kopi, Starbucks juga harus mendesain cafe yang nyaman bagi para pengunjung. 

Mengapa demikian? 

Karena di Italia, banyak orang yang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menikmati kopi. Sayangnya, ide itu ditolak karena dianggap bisa merugikan Starbucks. Para petinggi Starbucks saat itu punya pemikiran yang sangat konservatif.

Schultz pun memutuskan untuk keluar dari Starbucks dan mendirikan kedai kopinya sendiri di Seattle dengan modal US$ 1,7 juta.


Il Giornale

Nama dari Bahasa Italia ini digunakan oleh Schultz untuk nama kedai kopi barunya. Il Giornale pun berhasil mencetak kesuksesan.

Dalam mendirikan Il Giornale, Schultz juga harus berjuang mati-matian, terutama dalam mencari pinjaman dana. Schultz blak-blakan mengatakan, dia sudah meminta bantuan kepada 242 orang, dan sebanyak 217 orang di antaranya menolaknya mentah-mentah.


Kembali ke Starbucks

Selama dua tahun berkecimpung di Il Giornale, Schultz mendengar kabar bahwa pemilik Starbucks berniat menjual gerainya, peralatan pembuat kopi, serta nama brand Starbucks itu sendiri. Mereka menawarkan harga jual sebesar US$ 4 juta.

Schultz pun langsung melobi segenap pihak untuk meminjam dana. Cukup menarik untuk diketahui bahwa Bill Gates ternyata jadi investor pertama di Starbucks. Usai mendapat modal yang cukup, Schultz pun kembali ke Starbucks namun tidak sebagai karyawan, melainkan sebagai pemilik baru.


Lahirnya Starbucks masa kini

Di bawah kepemimpinan Schultz, Starbucks pun menjadi jaya. Pada 1992, Starbucks telah memiliki 165 gerai yang disertai total pendapatan bersih sebesar US$ 93 juta. Mereka pun melakukan IPO.

Dan pada tahun 2000, Starbucks akhirnya go internasional. Mereka berhasil membuka 3.500 gerai di berbagai negara dan total pendapatan bersihnya per tahun mencapai US$ 2,2 miliar! Siapa sangka, kedai kopi inilah yang akhirnya membuat Schultz kaya raya.

Meski demikian, yang namanya bisnis tentu bakal mengalami masa-masa sulit. Di tahun 2008. Schultz terpaksa menutup sementara 7.100 gerai di Amerika. Tapi dua tahun kemudian, laba bersih Starbucks meroket tiga kali lipat, dari US$ 315 juta menjadi US$ 945 juta!

Satu hal yang bisa kita jadikan sebagai pelajaran dari kisah ini adalah, apapun yang kamu cita-citakan di masa depan pasti bisa tercapai bila kamu kerja keras.

Siapa sangka, Schultz yang dulu hidup miskin serba kekurangan bisa dapat beasiswa kuliah? Siapa sangka keputusan Schultz resign dari Hammaplast dan mengambil pekerjaan di Starbucks bisa mengantarkannya jadi miliarder di masa depan?


Sumber :

https://www.cnbcindonesia.com/mymoney/20230101063333-72-401796/pengusaha-kopi-paling-sukses-di-dunia-hartanya-rp-57-t

Related Posts